Standar Ketos dan Waketos dirilis, KPUS SMP Islam Athirah Bone Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua OSIS
SMP Islam Athirah Bone tidak lama lagi menggelar pemilihan ketua OSIS untuk periode 2021/2022. Hal ini ditandai dengan dibukanya pendaftaran yang dimulai pada tanggal 19 -21 Agustus 2021. SMP Islam Athirah Bone merilis syarat standar untuk calon ketua OSIS 2021/2022, Syarat-syarat untuk lulus menjadi calon ketua dan wakil ketua, antara lain sehat jasmani dan rohani, bertanggung jawab, memiliki jejak rekam karakter dan akademik yang baik, siswa kelas VIII, memiliki jiwa kepemimpinan, siap menyusun visi dan misi pada penjaringan calon ketua OSIS, siap mengikuti debat kandidat.
Selain itu, setiap calon ketua OSIS tidak diperkenankan apabila sedang menjabat di kepengurusan inti dari organisasi lain, bukan merupakan anggota inti dari ekskul akademik, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
KPUS Selaku pelaksana proses pemilihan telah merilis time line yang dapat dijadikan panduan untuk siswa dan siswi SMP Islam Athirah Bone yang akan menjajal tantangan baru di kepengurusan OSIS 2021/2022.
Time line pelaksanaan proses pemilihan setelah kegiatan pendaftaran melalui google form kemudian dilanjutkan dengan fit and proper test pada tanggal 21 Agustus oleh MPO dan Kesiswaan. Kampanye terbuka calon ketua OSIS akan digelar pada 22 – 25 Agustus 2021. Hari tenang pada 26 Agustus dank e esokannya digelar pendaftaran calon pengurus OSIS 2021/2022.
Pada tanggal 27 Agustus 2021 KPUS akan menggelar tiga kegiatan sekaligus, diantaranya adalah penyampaian visi misi calon ketua OSIS, musyawarah pemilihan ketua OSIS, dan diakhiri dengan penetapan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2021/2022.
Saat diwawancarai, Anggota Komisi Pemilihan Umum Sekolah, Takhta Ali menyampaikan bahwa sejauh ini baru perwakilan dari siswa kelas Ar Rauf dan Ar Rafi yang mengajukan diri untuk bertarung di pemilihan ketua OSIS, sedangkan dari perwakilan kelas VIII Ar Rasyid belum diajukan calon dari kelasnya.
“Sampai tadi malam (20/8) baru perwakilan dari siswa kelas Ar Rauf dan Ar Rafi yang mengajukan diri, sedangkan dari perwakilan kelas VIII Ar Rasyid belum ada,” ujar siswa yang berasal dari Kelas VIII Ar Rauf ini.
“Tentu kami berharap ketos yg baru bisa membawa perubahan dan menghidupkan spirit organisasi di SMP Athbon. Meski kemungkinan pelaksanaan beberapa proker msh dalam jaringan, namun harapannya ketos dan struktur kepengurusan yang baru tetap bisa mengoptimalkan kinerja dan pendampingan siswa,” Harap Eva Rukmana, S.Pd.,Gr Selaku Wakasek Bidang kesiswaan SMP Islam Athirah Bone. Nurholis_Tim Athirah Web (ig @nurholismuh)

