SMA Islam Athirah Bone Gelar Pelatihan UMMI untuk Cetak Calon Guru Al-Qur’an
BONE – Sebanyak 50 siswa SMA Islam Athirah Bone mengikuti pelatihan sertifikasi guru Alquran metode UMMI pada Rabu hingga Jumat (12-14/11). Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan siswa dalam mengajar Alquran, khususnya metode UMMI secara baik dan benar.
Kegiatan berlangsung di aula Sekolah Islam Athirah Bone dan dipandu langsung oleh tim UMDA Kota Makassar. Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi, praktik pembelajaran menggunakan metode UMMI, serta sesi microteaching. Sebelumnya juga dilakukan evaluasi kemampuan membaca Alquran untuk memberikan penilaian individu sehingga dapat dipastikan setiap peserta benar-benar menguasai standar pengajaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah untuk memenuhi salah satu poin jaminan
mutu Sekolah Islam Athirah Bone, yaitu membekali siswa agar mampu menjadi guru Alquran
sebelum melangkah ke jenjang selanjutnya.
Kepala SMA Islam Athirah Bone, Syamsul Bahri, S.Pd.I., M.Pd., turut memberikan nasihat
sekaligus motivasi kepada peserta dalam pembukaan kegiatan tersebut. “Kriteria manusia hebat itu sudah ditentukan oleh Allah, bukan yang paling bagus potongan rambutnya, bukan yang paling bagus make up-nya, tapi yang belajar Al Quran hari ini dan besok mengajarkannya,” ujarnya.
Beliau juga berharap bahwa meskipun para siswa memiliki berbagai tujuan setelah lulus dari
sekolah ini, mereka tetap harus mampu mengajar Alquran dengan baik. Ia menegaskan bahwa kemampuan tersebut akan menjadi bekal berharga bagi para lulusan. Kepala sekolah juga berharap agar alumni Athirah dapat menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan dalam menyebarkan nilai-nilai Alquran di lingkungan masyarakat.
Salah satu siswa peserta pelatihan, Syafiqah Safitri, turut menyampaikan kesan positifnya.
“Awalnya saya hanya mendengar tentang metode UMMI dan mengira cukup dibaca saja. Ternyata ada metode khusus dengan tahapan pembelajaran yang sistematis, seperti pendekatan bahasa ibu sehingga sangat cocok dan memudahkan anak-anak dalam belajar Alquran,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, pihak sekolah berharap lulusan SMA Islam Athirah Bone tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kompetensi keagamaan yang kuat. Ke depannya, sekolah akan menjadikan pelatihan sertifikasi guru Alquran sebagai program rutin. Sekolah juga menargetkan seluruh siswa mengikuti sertifikasi sebelum lulus dari SMA Islam Athirah Bone.

