Bersaing dengan 34 Provinsi pada KSM Tingkat Nasional SMP Islam Athirah 1 Raih Perunggu
Siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar kembali mengukir prestasi di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM). Pada KSM tingkat nasional tahun ini Hafidzhah Dhiza Adillah berhasil meraih medali perunggu pada cabang mata pelajaran IPA, setelah bersaing dengan 34 peserta lainnya yang mewakili provinsi masing-masing.
Sebelumnya Dhiza, panggilan akrab Hafidzhah Dhiza Adillah telah melalui seleksi tingkat kota pada hari minggu tanggal 22 Agustus 2021, lalu seleksi tingkat provinsi pada hari senin tanggal 20 September 2021. Adapun pelaksanaan KSM tingkat nasionalnya sendiri dilaksanakan pada tanggal 24 dan 25 Oktober 2021.
“Salah satu tantangan lomba KSM yakni soalnya terintegrasi dengan muatan Pendidikan Agama Islam, bahkan beberapa soal full bahasa arab. Selain itu tingkat kesulitan soal juga lumayan, apalagi soal KSM Nasional.” tutur Bu Yuni pembina Dhiza. Lebih lanjut Yuni menjelaskan persiapan dalam menghadapi KSM sebagai berikut.
Untuk persiapan tingkat kota diawali dengan memilih 1 siswa terbaik mewakili sekolah, karena aturan tahun ini tiap bidang lomba KSM hanya diwakili 1 siswa setiap sekolah. Lalu kami pembinaan intensif setiap hari selama 1 pekan mulai 08.00 – 15.00 Wita. Selanjutnya untuk persiapan KSM Provinsi pembinaan intensif dilakukan selama 1 pekan menjelang lomba. Hasilnya Alhamdulillah ananda juara 1 tingkat provinsi dan mewakili sulsel bidang IPA MTS ke tingkat nasional, jadi hanya juara 1 provinsi yang lolos ke tingkat nasional. Adapun persiapan KSN Nasional pembinaan intensif dilakukan selama 2 pekan menjelang lomba sebab lomba nasional ada 2 jenis tes yakni CBT (tes teori) dan ujian praktikum/eksplorasi. Pembimbingan persiapan tes praktikum salah satu cara yang kami lakukan adalah meminta siswa mempersiapkan alat dan bahan lalu kami mengamati via gmeet siswa melakukan eksperimen sendiri dan memberikan soal terkait hasil praktikum yang dilakukan ananda.
Pengumuman hasil KSM Nasional Sabtu, 30 Oktober yang kami akses di website KSM akun sekolah masing-masing. Dhiza beserta seluruh Tim Olimpiade Sains Athirah (TOSA) menuturkan bahwa mereka merasa bersyukur karena perjuangan bersama atara pembina dan siswa terbayarkan dengan medali perunggu yang diperoleh.
Dhiza merupakan siswa kelas VIII, sehingga masih ada kesempatan untuk mengikuti KSM tahun depan. “Untuk pelaksanaan KSM tahun depan insya Allah masih bisa diikuti oleh ananda dan kami selaku pembina tentunya berharap semoga anada mendapatkan medali terbaik lagi.” ujar Yuni mengakhiri sesi wawancara dengan tim web SMP Islam Athirah.
Penulis : Rini Budiarti
Editor : Hasniwati Ajis (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

