image

Siswi SD Islam Athirah 2 Makassar Memboyong Dua Medali di Olimpiade Sains Indonesia Hardiknas (OSI-H) 2022

Kabar menggembirakan kembali hadir di awal bulan Juni 2022 buat insan SD Islam Athirah 2 Makassar. Dua orang siswi berhasil memenangkan lomba Olimpiade Sains Indonesia Hardiknas (OSI-H) 2022 bidang IPA pada Ahad (5/6/2022). Mereka adalah ananda Nurazizahtul Fadhillah Ahmad yang meraih medali perak dan Andi Ayesha Aqeela yang meraih medali perunggu.

Satriani, S.Pd., M.Pd. sebagai Guru Pembina TOSA bersyukur di awal bulan Juni ini kedua muridnya itu berhasil mempersembahkan medali untuk sekolah dan orang tuanya. Dia berharap semoga ini menjadi pembuka semangat untuk ke depannya agar bisa meningkatkan prestasi yang telah dicapainya sampai saat ini.

Alhamdulillah, di awal bulan Juni ini ananda Andi Ayesha Aqeela dan Nurazizahtul Fadhillah Ahmad berhasil mempersembahkan medali untuk SD Islam Athirah 2 dan orang tuanya. Semoga ini menjadi pembuka semangat untuk ke depannya agar bisa meningkatkan prestasi yang telah dicapainya sampai saat ini. Semoga tidak puas sampai di sini dan terus semangat untuk ikut kompetisi-kompetisi selanjutnya,” ujarnya.

Ir. Ratna Rahim, S.E., M.M. sebagai orang tua ananda Azizah menjelaskan, dia selalu mengikutkan lomba Azizah dan kakak-kakaknya yang di SMP Islam Athirah, itu agar mereka bisa tahu yang namanya perjuangan dan impian.

Bahwa untuk mendapatkan setiap impian itu harus berjuang terlebih dahulu. Selalu dan tidak semua impian akan bisa dengan mudah kita dapatkan. Banyak kendala dan rintangan, jadi harus terus berusaha dan berusaha agar impian bisa tercapai. Kalaupun pada akhirnya mereka kalah, mereka akan menyadari bahwa kalah itu bukanlah hal yang dosa atau memalukan, tetapi kalah itu adalah kemenangan yang tertunda,” jelasnya.

Harapan saya adalah semoga Azizah bersaudara bisa memberikan yang terbaik buat Athirah tercinta. Terima kasih Athirah telah mendidik anak-anak saya sehingga bisa seperti sekarang. Tidak salah kalau Athirah menyandang slogan Anggun, Unggul, dan Cerdas,” harapnya.

Sementara itu, Ani Sugiani Anwar, S.E., M.M. sebagai orang tua ananda Ayesha sangat bersyukur putrinya masih dapat perunggu walau diprediksi sama Ayesha mungkin tidak dapat, berhubung sistemnya di laptop Ayesha sempat error sehingga Ayesha harus kehilangan waktu setengah jam di awal pada saat mengerjakan soal, sedangkan durasi waktu hanya satu jam. Ananda hanya sempat mengerjakan setengah dari total soal.

Sebagai orang tua seperti biasa tetap bersyukur dan terus mensupport ananda untuk terus belajar dan memperbanyak latihan soal. Dengan mengikuti lomba-lomba seperti ini setidaknya bisa terus melatih dan mengasah kemampuan Ayesha dalam menjawab soal-soal dalam berbagai versi. Tentunya lomba-lomba yang diikuti ananda adalah sesuai dengan arahan guru pembina di sekolah (Ibu Satriani) yang juga sangat berperan aktif dalam memotivasi ananda. Terima kasih,” ungkapnya.

Citizen Reporter: Muhammad Ryan Israfan

Previous PostSMP Islam Athirah Bone Raih Emas Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional
Next PostAkhiri Tahun Ajaran 2021-2022, Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar Ikuti Penilaian Akhir Semester Genap Serentak