image

Tiga Siswa SD Islam Athirah Bone Lolos Grand Final IMSC Season 5 2026

Klik untuk mendengarkan isi berita dalam Bahasa Indonesia.

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh peserta didik SD Islam Athirah Bone dalam ajang IMSC (Indonesia Mathematics Science English Competition) Season 5 Tahun 2026). Pada babak penyisihan nasional yang dilaksanakan secara daring pada Ahad, 22 Februari 2026, para siswa berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.


Kompetisi ini diikuti oleh banyak sekolah dasar dengan tingkat persaingan yang cukup ketat. SD Islam Athirah Bone mengirimkan perwakilan pada tiga bidang lomba, yakni Matematika, Bahasa Inggris, dan Sains. Untuk bidang Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing diikuti oleh tiga peserta, sedangkan bidang Sains diikuti oleh dua peserta.


Dari setiap bidang lomba, satu peserta terbaik berhasil lolos ke babak grand final. Mereka adalah Ananda Azzahra Yura Maharani peraih medali Perunggu bidang Matematika, Ananda Andi We Latenri Adara Putri peraih medali Perunggu bidang Bahasa Inggris, serta Ananda Fahreza peraih medali Perak bidang Sains.


Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, mengingat para siswa masih duduk di kelas 1 dan 2 namun sudah mampu bersaing di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan orang tua mampu membuahkan hasil yang membanggakan. Persiapan yang dilakukan secara rutin, mulai dari latihan soal, pendampingan belajar, hingga penguatan mental kompetisi, turut berperan besar dalam capaian tersebut.


Kepala sekolah A. Eva Rukmana mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas perjuangan para siswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang medali, tetapi tentang proses dan semangat belajar anak-anak yang luar biasa.


“Kami sangat bangga melihat perjuangan ananda. Mereka masih sangat kecil, masih kelas 1 dan 2, tetapi keberanian dan semangat belajarnya luar biasa. Mereka mau berlatih dan tidak mudah menyerah. Itu yang paling menyentuh hati kami. ” ujarnya.


Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada semua peserta yang telah berpartisipasi.

“Anak-anak yang belum lolos pun tetap luar biasa. Mereka sudah berani mencoba dan berproses. Bagi kami, itu juga sebuah kemenangan. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan mencoba lagi di kesempatan berikutnya.”


Prestasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen sekolah dalam membina potensi akademik peserta didik sejak dini, serta menghadirkan lingkungan belajar yang mendorong anak-anak untuk terus berkembang dan percaya pada kemampuan diri.

Previous PostSMP Athirah Bukit Baruga dan Harmoni Seribu Budaya
Next PostTebar Kebaikan di Malam ke-15 Ramadhan, Siswa Boarding Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga Turun ke Masyarakat