Tingkatkan Pelayanan Pendidikan, Peserta Didik SMP Islam Athirah 1 Makassar Lakukan Pengisian Angket
SMP Islam Athirah 1 Makassar memberikan angket kepada peserta didik terkait
tingkat kepuasan terhadap guru mata pelajaran dan guru BK selama masa pandemi.
Pengisian angket tersebut dipandu oleh wakil kepala SMP Islam Athirah 1
Makassar bidang Kesiswaan dan IT melalui aplikasi konferensi Zoom, Jumat
(22/1/2021)
Peserta didik yang mengisi angket adalah jenjang kelas 7 hingga kelas 9. Pengisian angket dilakukan secara bertahap. Angket yang pertama diisi adalah angket untuk guru mata pelajaran. Setelah itu, pengisian angket guru BK dilakukan setelah menggelar Al Kahfi Time. Pada proses pengisian angket, jumlah responden diperlihatkan melalui layar zoom. Hal ini demi maksimalnya jumlah angket, serta memastikan seluruh peserta didik mengisi angket tersebut.
Musawwir Mus Lc. selaku Wakil Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar bidang Kesiswaan dan IT mengatakan bahwa angket ini, untuk mengetahui tingkat kepuasaan peserta didik terhadap pelayanan pendidikan yang diberikan di SMP Islam Athirah 1 Makassar selama proses pembelajaran.
“Sebelumnya peserta didik telah mengisi angket kepuasan terhadap guru mata pelajaran, sekarang silahkan mengisi angket tingkat kepuasaan terhadap guru BK. Hasil angket nantinya akan dijadikan evaluasi, agar pelayanan pendidikan di SMP Islam Athirah 1 Makassar semakin baik,”ungkapnya saat memandu proses pengisian angket.
Dihubungi melalui Whatsapp, Peserta didik kelas 7.5, Raisa Primasti Nur Aqila, menyampaikan pendapatnya terkait adanya angket untuk guru mata pelajaran dan guru BK. Ia mengatakan bahwa dengan adanya angket dapat menjadi motivasi guru untuk lebih meningkatkan semangat mengajarnya.
“Bagi saya, dengan adanya angket guru kita dapat menilai guru, sehingga guru-guru dapat meningkatkan semangatnya dalam mengajar,” tuturnya.
Dari hasil angket ini, guru pun mengetahui hal-hal yang perlu dievaluasi selama proses belajar mengajar. Hal ini demi meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan, baik itu dalam pembelajaran secara daring maupun secara luring.
Laporan : Musyorafah (TIM Humas SMP Islam Athirah 1 Makassar)

