ANDA TIDAK PERLU MENJADI PEMIMPIN YANG SEMPURNA
Belajar dari buku “Sukses Berlatih Kepemimpinan”
Disadur Oleh; Tawakkal Kahar
“Thomas Alfa Edison pernah ditanya mengapa ia masih bisa bertahan setelah ribuan kali gagal dalam menemukan bola lampu. Edison menjawab,“Saya tidak pernah gagal, tetapi menemukan 9.999 cara yang salah dan hanya satu cara yang berhasil. Saya pasti akan sukses karena percobaan yang gagal telah saya coba semuanya”.
Pemimpin besar
tidak serta merta dilahirkan oleh pengusaha besar, presiden, bahkan pemenang
nobel sekalipun, ia tidak langsung mendapatkan apa yang mereka miliki, tetapi
ia berusaha keras sepanjang hidupnya
untuk mencapai cita-citanya. Keberhasilan yang telah mereka capai bermula dari
langkah-langkah kecil yang dikemudian hari menghasilkan lompatan besar.
Anak kecilpun
pernah berkata, “jika aku sudah besar maka aku menjadi anak yang sudah remaja”.
Ketika remaja iapun juga berkata, “jika aku sudah berumur maka aku akan menjadi
pemuda”. Jika aku sudah beranjak dewasa maka iapun berkata lagi, “kelak nanti
aku akan menjadi orang sukses, kemudian menikah, dan punya anak”. Tidak
berhenti sampai disitu, tapi waktu dan umurpun terus bergerak menjadi usia tua,
dan diusia tua itu maka seseorang akan telah memasuki era ketika umur menunggu
masa habisnya, akan menjadi ranting yang kering, hingga nagin dingin kencang
siap menghempaskannya.
Itulah siklus
hidup normal yang bisa dijadikan momentum pembelajaran bagi kita semua, bahwa
perjalanan hidup ini berawal dari yang biasa saja, jika dijalani dengan baik,
maka kita akan mendapatkan faedah kehidupan yang diharapkann namun jangan juga
kecewa karena terkadang kita mendapatkan tidak sesuai dengan harapan-harapan
kita atau terkadang kegagalan juga datang silih berganti. Untuk itu jadikan
siklus hidup ini sebagai cermin besar bahwa sesungguhnya kita dapat belajar
dari waktu yang telah berlalu, yang mengajarkan bahwa nilai kehidupan berada
dalam setiap hari dan waktu, bersama
dengan hidup kita.
Sudah dipahami
bersama bahwa kegagalan itu adalah hal
yang pasti dialami oleh orang setiap hidupnya. Dalam suatu Lembaga termasuk
sekolah, anda tidak sendiri, jangan pernah merasa bahwa anda sendiri yang harus
menanggung kegagalan. Tanggungjawab Lembaga adalah merupakan sesuatu yang harus
dibagi-bagi. Yakinlah anggota tim pasti akan membantu anda untuk bangkit
kembali, bukankah kita diajarkan untuk selalu bekerja secara tim, karena
bekerja secara tim semuanya menjadi lancar dan mudah diselesaikan, bahkan
disalah satu iklanpun menguatkan kita dengan diksi-diksinya, ia menyatakan
begini, ‘nggak ada loe nggak rame’.
Sebuah cerita
menarik dari salah seorang eksekutif muda IBM yang sementara karirnya meroket,
namun melakukan satu kesalahan sehingga membuat perusahaan rugi. Dihadapan
pendiri IBM oleh J.Watson, sang eksekutif muda tadi lantas bertanya sama Bos
IBM tersebut; apakah perlu saya mengundurkan diri? Namun terkejutnya karena
Watson menjawab; Kami baru saja mengeluarkan jutaan dollar untuk mendidik anda,
jika anda mencari alasan untuk sebuah kegagalan, maka anda bisa temukan
berjuta-juta alasan. Alasan itu tidak akan mengubah keadaan, bahkan akan
menjauhkan anda dari keberhasilan sekaligus melemahkan kekuataan anda sendiri.
Lanjut Watson; Anda perlu menerima kenyataan bahwa anda telah melakukan
kesalahan sehingga dengan keberanian menerima kenyataan maka anda akan dapat
memperbaiki diri.
Keunggulan manusia
adalah ia mampu mengambil pelajaran atas kegagalan yang ia alami. Kegagalan
bisa terjadi karena faktor dari luar diri kita yang tidak bias dikendalikan seperti
kejadian force majeur yang sulit
untuk diprediksi, tapi kegagalan juga karena terkadang faktor dalam diri
kita. Untuk itu cobalah untuk
berkontempelasi, apakah kesalahan itu justeru datang dari anda? Ingat jangan
takut untuk mengakui kekurangan karena di dunia ini tidak ada pemimpin yang
sempurna. Olehnya itu anda tidak perlu menjadi pemimpin yang sempurna dan
serba bisa. Namun anda harus memperbaiki kelemahan anda sedikit demi sedikit.
JIka diri kita
sudah diselami dengan baik atas kekuatan potensi dan kekurangan yang ada, maka
pada hakikatnya, setiap detik pada saat ini adalah sesuatu yang kita miliki. Waktu
ini yang harus kita jalani dengamn
tenang dan damai. Rasulullah tyelah mengingatkan kita pada sebuah makna yang
indah dan menakjubkan bahwa kenikmatan hidup di dunia ini hanya dapat diraih
dengan ketenangan dan kedamaian. Renungkan hadis Rasulullah yang diriwayatkan
oleh HR. at-Tirmidzi bahwa; “Barang
siapa diantara kalian yang telah merasakan kedamaian dalam jiwanya, sehat
badannya dan masih mempunyai bahan makanan
yang dibutuhkan pada hari itu, maka seakan-akan seluruh kenikmatan dunia
telah dia dapatkan”.
Walaupun anda
bukan pimimpin sempurna, tapi karena selalu mengedepankan rasa aman, damai, dan sejahtera, maka hal itu
adalah kekuatan yang memberikan cahaya kepada akal untuk berpikir dengan tenang
dan kontinu yang mana pemikiran-pemikiran tersebut terkadang mampu mengubah
perjalanan sejarah lebih baik.

