Workshop Penyusunan RPP AIHES Tingkatkan Pemahaman Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar Dalam Hal Pendekatan dan Proses AIHES
Kamis (20/05/2021), guru-guru SMA Islam Athirah 1 Makassar
mengikuti Workshop Penyusunan RPP AIHES dengan menghadirkan Kadep Kurikulum
Sekolah Islam Athirah, Saharuddin, S.Pd. sebagai pemateri. Kegiatan ini dimulai
pukul 13.00 Wita dan digelar melalui aplikasi konferensi video Zoom Meeting.
Kurikulum AIHES (Athirah
Integrated Holistic Education System) adalah kurikulum yang diterapkan saat
ini di Sekolah Islam Athirah yang diadopsi dari kurikulum IHES (Integrated Holistic Education System)
yang digagas oleh Prof. Dr. Hasni Mohammed dari Malaysia. Adapun
konsep inti dari AIHES adalah God-Centered
(Berpusat kepada Ilahi) dan Heart-Centered
(Berpusat Kepada Hati).
Kegiatan workshop dimulai dengan pembukaan oleh moderator
(Annas, S.Pd.) kemudian dilanjutkan pembacaan ayat Suci Al-Qur’an oleh ustadz Abdul
Azis, S.H.I. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakasek
Kurikulum SMA Islam Athirah mewakili Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar.
Dalam sambutannya, Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah 1
Makassar B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. berharap dengan pelaksanaan workshop ini
para guru dapat lebih memahami tentang penyusunan RPP AIHES dan dapat mengimplementasikannya
dalam mempersiapkan proses pembelajaran yang lebih baik lagi di semester ganjil
TP. 2021/2022.
Sebelum memulai kegiatan workshop, pemateri yang akrab
dengan sapaan Sir Didin mengawali dengan refleksi dari beberapa peserta
workshop mengenai perancangan RPP yang selama ini telah dilakukan. Kemudian
dilanjutkan dengan penjelasan singkat beberapa konsep penting terkait kurikulum
AIHES. Dalam pemaparannya, pemateri juga menjelaskan tujuan pembelajaran dengan
rumus ABCD (Audience, Behaviour,
Condition, Degree) kemudian dihubungkan dengan arah tujuan pembelajaran
AIHES.
“Karena AIHES ini semakin kita kembangkan, maka semuanya
sudah harus berorientasi kepada spiritualisasi. Dalam tujuan pembelajaran AIHES
kita mulai dengan kata ‘dengan izin Allah Swt.’ disini kita mulai dengan doa,
kita mulai dengan kita merendahkan hati kita kepada Allah, kita bermohon, ada
doa, ada pengharapan. Sehingga dalam aktivitas pembelajaran kita ketika guru
melihat kembali RPP-nya dia selalu ingat bahwa kita jangan lupa berdoa,
kemudian jangan lupa bahwa kuasa dari Allah Swt yang memberikan kemudahan siswa-siswa kita dalam memahami materi,” ucap Sir Didin.
Acara inti workshop dibagi dalam tiga sesi. Sesi 1 workshop,
guru-guru diminta memilih salah satu KD, materi, dan sub materi, serta menentukan
rujukan spiritual kemudian membuat tujuan pembelajaran ala AIHES. Dari beberapa
contoh yang ditampilkan beberapa peserta workshop, kemudian pemateri memberikan
masukan untuk perbaikan.
Sesi 2 workshop dilanjutkan dengan menampilkan salah satu
contoh RPP peserta workshop dalam hal memadukan proses dan pendekatan AIHES
pada matriks ideal 15 kotak. Setelah itu pemateri juga memberikan masukan untuk
perbaikannya.
Sesi 3 workshop yang merupakan akhir kegiatan adalah sesi
feedback dari para peserta workshop dengan menuliskan 3 hal positif yang
diperoleh setelah mengikuti workshop. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa
lebih paham mengenai penyusunan RPP AIHES setelah mengikuti kegiatan workshop.
Penulis: Yusminiwati (Tim Humas SMA Islam Athirah 1
Makassar)

