SMP Islam Athirah Bone Gelar Festival Budaya 2025: Perkuat Persatuan dalam Keanekaragaman Indonesia
BONE – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Athirah secara resmi memulai salah satu tahunan kesiswaan, Festival Budaya SMP Islam Athirah Bone 2025. Mengusung tema inspiratif "Bersatu dalam Kebaikan", festival ini akan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai dari hari ini, Rabu, 29 Oktober hingga Jumat, 31 Oktober 2025.
Pembukaan festival pada Rabu pagi
berlangsung meriah dan unik, dengan penggunaan format MC dua bahasa, yakni Bahasa
Indonesia dan Bahasa Bugis. Hal ini menjadi simbol komitmen sekolah dalam
menjunjung tinggi warisan budaya lokal sekaligus nasional.
Tujuan utama dari Festival Budaya
ini adalah memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan terhadap berbagai budaya
yang ada di seluruh Indonesia kepada para peserta didik. Seluruh siswa SMP
Islam Athirah Bone, mulai dari level kelas VII hingga kelas IX, turut ambil
bagian dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kepala SMP Islam Athirah, Bu
Nuraeni, S.Pd.,Gr., memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara
resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan besar terkait pelaksanaan
festival ini.
"Harapan saya, dalam tiga
hari pelaksanaan ini, seluruh siswa berkumpul untuk perbaikan. Semua siswa
dapat menampilkan bakat dan potensinya dalam menunjukkan budaya yang ada di
negeri ini," ujar Bu Nuraeni.
Beliau juga secara tegas
menekankan pentingnya menjaga persatuan dan sportivitas selama kegiatan
berlangsung.
"Saya tidak mau ada
perpecahan selama pelaksanaan kegiatan. Semuanya wajib menjunjung tinggi sportivitas
di antara semua peserta," tegasnya.
Bu Nuraeni turut memberikan
apresiasi tinggi atas kerja keras dan persiapan yang dilakukan oleh seluruh panitia
dan siswa. Beliau mendorong mereka untuk menghargai diri sendiri dan
teman-teman yang telah berjuang.
“Kami sangat menghargai persiapan
yang dilakukan semua siswa untuk menampilkan yang terbaik. Sesungguhnya kita
semua adalah sosok terbaik, minimal terbaik dari versi kita. Apalagi kita sudah
berdiri di panggung ini. Hargai diri kita dan teman-teman yang sedang
berjuang," pesannya.
"Caranya dengan mengurangi
pelanggaran yang bisa menyebabkan tim kalian mendapatkan pengurangan
poin," imbuhnya, menekankan nilai disiplin dan kejujuran.
Setelah sambutan pembukaan, acara
dilanjutkan dengan penampilan tari kolosal yang memukau dari Ekstrakurikuler
Tari SMP Islam Athirah Bone, menandai dimulainya serangkaian kompetisi dan
pameran budaya yang akan berlangsung hingga hari Jumat lusa. Nurholis_Tim
Athirah Web (@nurholismuh)

