Begini, Cara siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Mengenal Potensinya
Masa remaja
merupakan masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa. Pada periode ini anak
mencapai kematangan fisik dan diharapkan pula disertai dengan kematangan emosi
dan perkembangan sosialnya. Setiap peserta didik memiliki bakat dan minatnya
masing-masing, dengan mengetahui bakat dan minat anak sejak dini maka akan
mudah memaksimalkan potensi bakat yang dimiliki oleh peserta didik sehingga
bakat dan minat bisa lebih dikembangkan.
Masa pandemi
covid 19 tidak menjadi penghalang siswa mengikuti tes psikotes meskipun secara
daring. Tes wawancara dilaksanakan eksklusif Via Video Call WA (WhatsApp)
dengan psikolog sesuai jadwal masing-masing yang telah di tentukan. Setelah
beberapa kali tertunda akhirnya tes psikotes tertulis dapat berjalan hari ini,
Senin (26/10/2020) pukul 08.00-10.00 untuk sesi 1 kelas VII-1, sesi 2 pukul
10.00-12.00 WITA kelas VII-2. Dilanjut hari Selasa (27/10/2020) kelas VII-3
pukul 08.00-10.00, dan hari Rabu (28/10/2020) sesi 1 pukul 08.00-10.00 kelas
VII-4 dan sesi 2 pukul 10.00-12.00 kelas VII.5. Pelaksanaan psikotes tertulis
berjalan selama 3 hari dari tanggal 26-28 Oktober 2020. Pengerjaan tes psikotes
dilakukan peserta didik dari rumah masing-masing menggunakan aplikasi dari PLP
UNM dengan dipantau langsung oleh pihak PLP UNM, guru Bimbingan dan konseling
beserta wali kelas dan kepala SMP Islam Athirah bukit baruga melalui konfrensi
zoom.
Pelaksanaan
tes psikotes yang rencana awal dibulan agustus baru terlaksana di pekan ini.
Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII agar mereka
mampu mengenal bakat, minat serta potensi pada dirinya. 132 peserta didik baru
telah melaksanakan tes wawancara. Kegiatan tersebut terselenggara atas
kerjasama pihak sekolah dengan pihak PLP
(Pusat Layanan Psikologi) Fakultas psikologi Universitas Negeri Makassar.
Kegiatan ini diadakan setiap tahun bagi peserta didik baru agar dapat mengetahui kecerdasan intelektual,
bakat, minat, kemampuan kognitif, sikap belajar dan kepribadian yang dimiliki oleh
peserta didik.
Salah satu
peserta didik SMP Islam Athirah Bukit
Baruga Atas nama Nailah Zahiyah Rasmal kelas VII-1 berbagi cerita tentang pengalamannya
mengikuti psikotes, "ini pengalaman pertama saya ikut psikotes dan
alhamdulillah saya sangat senang karena psikotesnya berjalan dengan lancar,
saya bisa mengerjakan tes dengan fokus walau dari rumah karena dibantu dan
dipandu oleh kakak panitia dari PLP UNM walaupun melalui zoom tapi saya senang
mengikuti kegiatan psikotes ini. Ungkap Nailah setelah mengikuti tes tertulis.
Guru SMP
Islam Athirah Bukit Baruga Ayu Wahyuni,
S.Pd mengatakan bahwa tes psikotes ini dilaksanakan secara online baik
wawancara maupun tes tertulis, kegiatan ini sangat penting bagi siswa untuk
mengetahui dan mengenali kemampuan yang di miliki oleh masing-masing peserta
didik agar bisa dikembangkan.
Dengan pelaksanaan
psikotes ini akan menggambarkan dan mengenali kepribadian masing-masing peserta
didik sehingga pihak sekolah dapat memberikan saran terkait pengembangan diri
siswa, gaya belajar dan kepribadian dari peserta didik.
Sri Mulyati, S.Pd

