image

Penulis “Semua Bisa Bahagia” Beri Ceramah di SMA Islam Athirah 1 Makassar

SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar kegiatan semarak Tahun Baru Islam (Jumat, 6/9/2019). Kegiatan itu berlangsung di Void Menara Athirah Lantai 7 Sekolah Islam Athirah di Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka realisasi program kerja OSIS Bidang Ketakwaan SMA Islam Athirah 1 Makassar sekaligus menyemarakkan tahun baru Islam 1441 Hijriah. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kepada warga sekolah Athirah terutama siswa tentang tahun baru Islam melalui ceramah agama.

Dengan mengusung tema “Berhijrah Menuju Pribadi yang Bertakwa dan Berakhlakul Karimah”, panitia menghadirkan penceramah kondang Ustaz Dr. Usman Jasad, S.Ag., M.Pd. Sekitar satu jam dan tiga puluh menit penulis buku “Semua Bisa Bahagia” itu menyampaikan ceramahnya dengan suasana bersahaja.

Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar itu memulai ceramahnya dengan memberi gambaran kepada hadirin tentang banyaknya orang yang terbelenggu dengan masa lalu namun tak mampu beranjak dari masa lalu yang membelenggunya.

“banyak orang terbelenggu dengan masa lalunya, namun mereka tak mampu beranjak dari masa lalu yang membelenggunya, semua itu karena tak ada kemauan untuk hijrah memperbaiki diri menjadi lebih baik” jelas pemilik Ujas Tour ini memulai ceramahnya.

Pria yang akrab disapa Ujas itu dalam ceramahnya juga mengutip Q.S. Ar Ra’d Ayat 11, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”. Ujas lalu menjelaskan bahwa ketika seseorang ingin mengubah hidupnya, yang paling pertama harus dia ubah adalah mindset/pola pikir atau cara pandang. Apabila pola pikir baik dan selalu berpikir positif, maka hidup juga akan lebih baik, sebaliknya apabila pola pikir tidak baik dan pikiran selalu negatif bisa dipastikan bahwa hidup juga tidak akan bisa lebih baik. Oleh karena itu menurut Ujas disitulah perlunya hijrah.

Di akhir ceramahnya Ujas menyampaikan kepada ratusan siswa dan guru, bahwa tantangan ke depan adalah perang kreativitas. Siapa yang mampu bertahan adalah tentu mereka yang kreatif, namun kreatif yang lebih baik adalah kreatif di jalan Allah. 

Penulis: Sukri Muhammad          Foto by Andi Amin

Previous PostSemarak Tahun Baru Hijriah: SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Lomba Tumpeng
Next PostSultan Halal Fest, SD Islam Athirah 1 Makassar Tampil Memukau