SMA Islam Athirah Bone Ukir Prestasi di Final OPSI 2025, Tim AGRITEVO Raih Medali Perak
Pelaksanaan final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 resmi digelar pada 10–16 November 2025 di Universitas Surabaya. Rangkaian kegiatan nasional ini mencakup pembukaan, pameran karya penelitian terbaik dari seluruh Indonesia, sesi presentasi di hadapan dewan juri, hingga pengumuman pemenang pada 16 November 2025 pukul 16.00 WIB.
Dalam ajang bergengsi ini, SMA Islam Athirah Bone menorehkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, satu tim jenjang SMA dari Sulawesi Selatan—bahkan satu-satunya dari seluruh Pulau Sulawesi—berhasil lolos sebagai finalis OPSI 2025 dan tampil di panggung nasional membawa nama daerah dengan penuh kebanggaan. Tim tersebut adalah Tim AGRITEVO, beranggotakan dua siswa kelas XII: Muh. Rijal dan Salwa Salsabila.
Dengan penuh percaya diri, keduanya mempresentasikan penelitian berjudul “AGRITEVO: Optimalisasi Pertumbuhan Kecambah Padi menggunakan ESP32 berbasis Internet of Things (IoT) sebagai Agriculture Technology Revolution.” Inovasi ini tidak hanya menjawab tantangan pertanian modern, tetapi juga mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap masa depan ketahanan pangan Indonesia.
Di bawah bimbingan Wahida Febriya Ramadhani, S.Si., M.Si. dan Debi Rizky Ramadhana, S.T., perjuangan mereka melalui proses seleksi sangatlah panjang dan menantang. Bu Wahida mengungkapkan bahwa Rijal dan Salwa menunjukkan ketekunan luar biasa, karakter pantang menyerah, dan semangat belajar yang tinggi. Hal yang sama disampaikan Bu Debi, yang menyaksikan sendiri bagaimana kedua siswa ini terus bereksperimen, merevisi, dan menyempurnakan karya mereka hingga mencapai hasil terbaik. “Medali perak ini adalah buah komitmen dan kerja keras mereka,” ujarnya.
Dari total sekitar 14.000 proposal penelitian yang masuk, hanya 11.926 yang lolos seleksi awal, kemudian mengerucut menjadi 28 finalis terbaik nasional. Di tengah ketatnya persaingan tersebut, Rijal dan Salwa berhasil berdiri sebagai salah satu yang terbaik.
Kerja keras, keuletan, dan doa akhirnya membuahkan hasil. Tim AGRITEVO berhasil meraih medali perak, menghadirkan kebanggaan besar bagi sekolah, daerah, serta masyarakat Sulawesi Selatan.
Kepala SMA Islam Athirah Bone, Bapak … (silakan isi nama) turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. Beliau menegaskan bahwa prestasi ini menunjukkan kualitas pendidikan di SMA Islam Athirah Bone yang konsisten melahirkan siswa berakhlak, berprestasi, dan berwawasan masa depan. “Tim AGRITEVO telah menginspirasi kita semua bahwa dengan ikhtiar dan doa, prestasi tinggi dapat diraih dari mana saja, termasuk dari Bone,” ungkapnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diraih oleh siapa saja yang berani berusaha, berinovasi, dan percaya pada potensi diri. SMA Islam Athirah Bone kembali menegaskan diri sebagai sekolah yang mampu bersaing di tingkat nasional dan membuktikan visinya tuk menjadi sekolah unggul.

