Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru SD Islam Athirah 1 Makassar Ikuti Pelatihan Inquiry Based Learning
SD Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar sharing session part 2 pada Kamis (6/1/2022). Kegiatan yang bertempat di selasar lantai 3 ini diikuti oleh guru dan karyawan SD Islam Athirah 1 Makassar. Sharing session yang dimulai pada pukul 08.00 ini mengangkat materi tentang model pembelajaran inquiry yang dibawakan oleh Kartia Amriani, S.Pd. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al Qur’an dan sari tilawah, do’a yang dilanjutkan dengan open mind oleh wakasek kesiswaan.
Dalam open mindnya, Jamaluddin Mukhlis, S.Ag., M.Pd.I. selaku wakasek kesiswaan SD Islam Athirah 1 Makassar memberikan semangat kepada guru dan karyawan. Beliau menyampaikan bahwa profesi guru adalah profesi yang paling membahagiakan. “Kita sebagai orang yang ditakdirkan menjadi seorang guru, mari kita berbahagia, mari kita berbangga tapi tidak boleh sombong. Karena ketika ilmu yang telah kita ajarkan kepada anak didik kita kemudian mereka amalkan dan berpahala maka kita sebagai gurunya juga akan memperoleh pahala yang sama,” jelasnya.
Mengawali penjelasan materinya, Kartia Amriani, S.Pd. yang juga merupakan salah seorang guru wali kelas 5 mengatakan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry ini merupakan sesuatu yang sudah sering dilaksanakan oleh teman-teman guru SD Islam Athirah 1 Makassar. “Model pembelajaran ini sudah sering diaplikasikan di kelas, hanya saja mungkin ada beberapa tahapan yang masih terabaikan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tujuan dari inquiry learning adalah meningkatkan kapabilitas siswa untuk berpikir secara kreatif, logis, analitis, sistematis dan kritis. Selain itu penerapan model inquiry juga bisa mendorong siswa menuju ke tingkat intelektual yang lebih tinggi. Guru yang lebih akrab disapa dengan Bu Tia ini juga mengungkapkan bahwa model pembelajaran inquiry adalah aktivitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan. “Ini bisa bermanfaat untuk menambah kecerdasaan siswa dalam penalaran. Dengan penalaran yang bagus, daya kreatif untuk mengembangkan dan menerapkan sebuah konsep atau ide akan semakin terealisasikan,” terangnya.
Penulid : Dewi Purnama Sutji, S.Pd.,M.Pd. (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)

