Athirah Berfaedah: Dari OSIS untuk Masyarakat
Bone-Panyula.
“Apa
program andalan OSIS ? ” itu pertanyaan pertama dari Syamril selaku direktur
Sekolah Islam Athirah saat berhadapan dengan pengurus OSIS ketika melakukan
kunjungan pertama di Sekolah Islam Athirah Bone.
Berbagai program pun dilontarkan oleh pengurus Osis Tea Malala, nama untuk kepengurusan OSIS SMA Islam Athirah Bone periode 2017-2018. Namun, yang paling menarik perhatiannya adalah program “ATHIRAH BERFAEDAH”.
Athirah
berfaedah merupakan program yang dicanangkan oleh divisi humas (hubungan
masyarakat) OSIS Tea Malala. Dalam pelaksaannya, para siswa Athirah mengajar
mengaji anak-anak yang ada di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini
dilaksanakan setiap pekan, tepatnya pada hari Sabtu setelah salat asar.
Kegiatan
ini menurut Farihah Rayhana Firdausi selaku kordinator dari divisi humas
merupakan wujud kepedulian sekolah terhadap anak-anak yang tinggal di sekitar
sekolah dan sekaligus mewadahi keinginan warga yang menginginkan anaknya dibimbing
mengaji oleh Athirah. . Lebih dari itu,
kegiatan ini merupakan wujud dari salah satu jaminan mutu sekolah yaitu mampu
menjadi guru Alquran.
“Kegiatan ini adalah wujud
kepedulian kami kepada anak-anak yang tinggal di sekitar sini dan menjadi jawaban
untuk para warga yang ingin anaknya diajar mengaji. Selain itu, kegiatan ini
merupakan tindak lanjut dari jaminan mutu sekolah,” Ujarnya.
Jauh
hari sebelum pelaksaan kegiatan ini, pengurus OSIS Tea Malala telah menyosialisasikannya
di beberapa sekolah dasar yang ada di daerah Panyula. Salah satunya SDN 20
Panyula.
“Kami
juga sudah menyosialisasikan program ini jauh hari sebelum pelaksanaannya,
seperti di SDN 20 Panyula,” Tambah wanita yang biasa disapa Farihah itu.
Eni,
selaku ibu dari salah satu anak yang menjadi peserta program ini mengaku sangat
senang dengan adanya Athirah berfaedah ini. Selain itu, Ia juga berharap semoga
anaknya bisa lebih mahir dalam membaca Alquran.
“Kegiatan
ini bagus sekali. Semoga anakku bisa mahir membaca Alquran,” Tutupnya.(Muh. Iqra Bintang Syawal dan St. Naila
Masyail)

