Unik, Outbound di Depan Laptop pada MPLS H3 SMA Islam Athirah 1 Makassar
Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Islam Athirah 1 Makassar memasuki hari
ketiga, Rabu (22/07/2020). Hari ketiga sekaligus hari terakhir yang akan
dirangkaikan dengan berbagai acara di antaranya jelajah maya, pentas seni, hingga
parade ekskul. Semuanya masih digelar secara virtual melalui aplikasi
konferensi video Zoom Meeting dan Google Meet.
Salah
satu agenda menarik yang menumbuhkan antusias peserta didik baru yakni mancakrida
atau outbound di depan laptop. Kegiatan bertajuk jelajah maya itu menuntut
kerja sama antar peserta. Panitia menyiapkan berbagai permainan berbasis maya,
di antaranya teka-teki silang, yel-yel, sliding puzzle, search word, dan word
screamble. Uniknya, permainan ini memiliki pos maya masing-masing melalui
google meet.
Selain
jelajah maya, pentas seni yang biasanya digelar langsung di sekolah juga
dikemas apik oleh panitia sehingga acara berhasil memantik decak kagum
partisipan.
“Teman-teman
panitia bekerja maksimal, dibantu anak-anak kita dari OSIS dan MPK, memang
kegiatan ini kita siapkan lebih dari satu bulan, alhamdulillah peserta antusias” ungkap Ketua
Panitia MPLS Ardi Hamzah, S.Pd.
“Walaupun
di rumah, anak-anak tidak terkendala kreativitas, pentas seni yang biasanya
dilakukan secara langsung di sekolah, ini dikemas secara apik oleh panitia dan peserta” imbuhnya.
Peserta
didik baru tahun 2020 merupakan angkatan pertama yang mengikuti MPLS secara
virtual. Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd.
mengapresiasi peserta didik baru yang telah mengikuti kegiatan tesebut dengan
penuh semangat. Bagi Tawakkal, MPLS tersebut sangat luar biasa meskipun hanya
bertemu di depan layar laptop masing-masing.
“Makanya
kami sangat mengapresiasi karena telah mengikuti kegiatan MPLS selama tiga hari
dengan semangat yang luar biasa yang terlihat disetiap sesi materi peserta
antusias menyimak dan bertanya,
apatahlagi disesi pentas seni dan outbound penyatuan dan rasa kebersamaannya
sangat terlihat walaupun dari rumah masing-masing yang ketemu di layar laptop” ujar Tawakkal
saat dihubungi via whatsapp (22/07/2020).
Ia
berharap, peserta didik baru dapat menjadikan MPLS sebagai titik awal mengenal
lebih jauh SMA Islam Athirah 1 Makassar. “Semoga anak-anak mampu menyelami
masa orientasi ini sebagai bekal awal untuk mengenal SMA Islam Athirah 1
Makassar, sehingga kedepan ia mampu berkolaborasi dengan semua warga sekolah
dengan baik” imbuhnya.
Sementara
itu salah satu peserta didik baru Andi Mutiara Rachma Akbar Oddang mengungkapkan
kesannya setelah mengikuti MPLS, ia berharap dengan bergabung di SMA Islam
Athirah 1 Makassar dirinya juga dapat menjadi siswa berprestasi.
“Saya
merasa bangga sekali bisa masuk di SMA Athirah karena Athirah terkenal dengan
pendidikan agama dan akhlak yang baik, sehingga bisa menjadi bekal kita nanti
di akhirat, dan di samping itu juga Athirah selama ini telah banyak menciptakan
alumni berprestasi, semoga kakak kelas dan guru-guru tetap membimbing kami anak-anak
baru agar bisa berhasil bersama-sama di Sekolah Islam Athirah” ungkap dara yang
akrab disapa Lala ini.
Setelah
mengikuti MPLS, peserta didik baru dijadwalkan untuk mengikuti pemetaan
kompetensi yang nantinya akan menjadi acuan untuk pembagian kelas. “Akan ada
pembagian kelas, taaruf dengan walas dan teman sekelas, tes penempatan kelas Alqur’an, sosialisasi Tim Olimpiade Sains Athirah (TOSA)
dan pemilihan bahasa asing. Setelah itu PBM akan normal kembali” ujar Wakil
Kepala Sekolah Bidang Kurikulum B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd.

