image

SMA Islam Athirah Bone Kembali Raih Nilai UN Tertinggi, Ini Rahasianya

SMA Islam Athirah Bone kembali mengukir prestasi bidang akademik. Kali ini meraih rerata nilai Ujian Nasional (UN)

2018 tertinggi ketiga untuk kelompok IPA dan tertinggi pertama untuk kelompok IPS tingkat SMA/MA se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Direktur Sekolah Islam Athirah Syamril mengaku tak kaget dengan hasil UN tersebut. Pasalnya pada UN 2017 lalu, SMA Islam Athirah Bone juga meraih rata-rata nilai UN tertinggi pertama untuk kelompok IPS. Artinya sudah dua tahun berturut-turut berada di posisi pertama untuk kelas IPS.

Sedangkan untuk kelas IPA, pada UN 2017, meraih rata-rata nilai UN tertinggi kedua. Menurun satu strip tahun ini dibanding tahun lalu.

Tahun ini, UNBK tingkat SMA/sederajat diikuti 979 sekolah di Sulsel dengan jumlah peserta UN sebanyak lebih 117 ribu siswa. UNBK tingkat SMK berlangsung tanggal 2-5 April 2018/ Sedangkan UN SMA digelar 9-12 April 2018.


Lalu apa rahasia siswa sekolah ini mampu selalu meraih nilai UN tertinggi beberapa tahun terakhir?

Menurut Syamril karena yang dibangun sejak awal di sekolahnya adalah kultur akademik dan kejujuran.

Dibuat ujian tanpa pengawas. Jadi para siswa tidak mengejar nilai tapi mencari ilmu.

Kalau ingin nilai tinggi bisa nyontek. Tapi itu tidak terjadi.

“Karena dibangun kesadaran kepada para siswa bahwa ujian adalah untuk mengetahui apa yang belum dikuasai,” ujar Syamril yang dihubungi whatsApp, Kamis (3/5/2018) malam.

Bahkan, katanya, tahun ini ujian dan pemeriksaan hasil ujian dilakukan sendiri para siswa. Tanpa pengawas.

Saat ujian kunci jawaban juga sudah disimpan di meja peserta dengan kondisi tertutup.

“Jadi bukan hanya ujian akademik tapi juga ujian keimanan,” jelas alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Selain itu, sejak proses penerimaan siswa baru juga telah tersaring ketat.

Ini karena mayoritas para siswa di SMA Islam Athirah adalah siswa penerima beasiswa penuh.

Mereka adalah para anak dhuafa yang berpotensi.

“Ditambah sistem yang bagus dan guru muda yang berdedikasi tinggi. Alhamdulillah setiap olimpiade, setiap tahun selalu ada siswa kami mewakili Sulsel dan selalu memerolah nilai UN tertinggi,” papar penulis buku Kerja Itu Ibadah ini.

SMA Islam Athirah Bone berada di Jalan Sungai Musi, Panyula, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, kampung kelahiran Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sekolah ini mulai dibuka sejak 2011 lalu. Kali pertama siswanya mengikuti UN pada 2013 lalu. 

Sumber : Tribun Timur





Previous PostBelajar Akting dari Pentas Drama
Next PostRaih Juara di Acara Festival Seni Budaya