Keren. Anak-anak ini presentasi dengan percaya diri berkat kerja sama guru dan orang tua
Keluarga merupakan tempat berlangsungnya pendidikan
yang pertama dan utama, dalam keluarga juga penanaman karakter anak terbentuk.
Banyak anggota keluarga yang merasa begitu nyaman dengan kondisi lingkungan keluarganya
namun tidak jarang pula anggota keluarga yang tidak betah berada dalam
lingkungan keluarga dalam waktu yang lama.
Dimasa pandemi ini banyak orang yang berpikir bahwa
belajar dari rumah secara daring tidak efektif apalagi untuk anak usia dini. Banyak
juga orang tua yang merasa rugi ketika anaknya tidak sekolah meskipun hanya
secara daring. Beribu ide dapat muncul dan diupayakan untuk menghadapi situasi
pandemi ini dengan terus berikhtiar memberikan pembelajaran yang bermakna bagi
anak baik guru maupun orang tua sebagai pendamping saat anak belajar di rumah.
Guru TK islam Athirah bekerja sama dengan orang tua
saling bahu-membahu mewujudkan pembelajaran sebagaimana diamanahkan dalam
kurikulum yang sudah diadaptasi untuk pembelajaran dimasa pandemi. Semua
lingkup perkembangan tetap dapat dikembangkan meski belajar dari rumah mulai
dari Nilai Agama dan Moral, Fisik Motorik, Kognitif, Bahasa, Sosial Emosional
hingga Seni.
Sebagaimana pada pembelajaran normal sebelum pandemi,
setiap akhir program tema TK Islam Athirah memiliki program puncak tema. Hal
ini dimaksudkan agar anak mendapat afirmasi atau pengalaman langsung tentang
pembelajaran yang telah dilakukan di tema tersebut. Kali ini di tema Keluargaku
kegiatan puncak tema dikemas dalam kegiatan pembuatan pohon keluarga dan
presentasi tentang pohon keluarga yang sudah dibuat oleh anak- anak. Mereka
memperkenalkan anggota keluarganya baik keluarga inti maupun keluarga non Inti.
Melalui kegiatan ini anak lebih dapat mengenal anggota keluarganya mulai
namanya, kebiasaan–kebiasaannya, peran masing-masing anggota keluarga dan sebagainya.
Secara langsung atau pun tidak langsung kegiatan ini juga membuat anak-anak dan
anggota keluarga semakin tercipta kedekatan secara emosional dan terjalin kerja
sama yang sangat baik diantara anggota keluarga. Kegiatan puncak tema ini
dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Oktober 2020 secara virtual menggunakan
platform google meet. Kegiatan ini dibagi dalam dua room yaitu Kelompok B dan di
room yang satu Kelompok A bergabung dengan kelompok bermain. Kegiatan ini dihadiri
oleh Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah wilayah Kajaolaliddo Bapak Mas Aman
Uppi, S.Pd., M.Pd pada level kelompok B
dan ibu Nurwahidah, A.Ma.,
SP selaku Kadept HC pada
level kelompok A dan kelompok Bermain. Beliau hadir memberikan motivasi kepada
anak didik dan orang tua sekaligus membuka acara. Presentasi anak didik
memperkenalkan keluarganya dengan percaya diri dan celotehan anak-anak yang
antusias menyambut sapaan Kadept HC yang dikenal dengan dengan sapaan Ummi Ida
ini berhasil memukau beliau. Beliau merasa senang dan kagum dengan anak-anak
yang tampil percaya diri dan dengan ramah menjawab pertanyaan yang dilontarkan
ummi Ida. Tak hanya sekali beliau terus memuji anak-anak dengan kalimat “wah
pintar sekali. MasyaAllah. Siapa Namanya?” begitu beliau bertanya dengan
akrab kepada anak-anak dan anak-anak pun merasa senang.
Melalui kegiatan ini pula tercapai tujuan pembentukan
karakter anak antara lain: percaya diri, sabar, kerja sama, menghargai orang
lain. Dimulai dari proses pembuatan pohon keluarga anak berlatih untuk kerja
sama dan sabar hingga pada sesi presentasi anak berlatih untuk percaya diri dan
menghargai orang lain dengan mau menjadi pendengar yang baik untuk orang lain. Seluruh
rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. Hal ini juga tidak luput dukungan
dan motivasi orang tua anak didik yang senantiasa membangun kerja sama yang
baik dengan sekolah.
Penulis. Siti Khotijah, S.Pd (Kepala TK Islam Athirah 1)

