Webinar Kepramukaan SMP Islam Athirah Bone Ungkap Kiat Membentuk Kepemimpinan
Panyula, Melalui siaran langsung di kanal Youtube Sekolah Islam Athirah Bone. Webinar bertema “Penguatan nilai kepemimpinan mineal melalui kepramukaan” dilaksanakan pada hari Minggu (20/9/2020). Seluruh siswa/i SMP Islam Athirah Bone mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh OSIS SMP Islam Athirah Bone yang dibawakan olek Bapak Musakkir, S.Pd.I., M.Pd. Pemateri merupakan salah satu Praktisi pramuka berpotensi yang juga memimpin Pramuka di IAIN Bone.
Program webinar ini merupakan salah satu pengganti kegiatan Kemah Blok tahunan dan juga menjadi poin syarat kenaikan kelas bagi seluruh jenjang di SMP Islam Athirah.
Pada webinar kali ini membahas tentang, bagaimana cara membentuk jiwa kepramukaan dengan sikap kepemimpinan siswa/i. Pramuka merupakan salah saru organisasi terbesar di indonesia, bahkan dibentuk undang-undang tentang Gerakan Pramuka No.11 tahun 2010. Yang bertujuan untuk membentuk jiwa kepemimpinan. Contoh prosesnya adalah dengan mengikuti Wajib Militer.
Para siswa/i juga diberi kepercayaan untuk membuat suatu inovasi yang baru dan berbeda dari orang lain. Dan, itu merupakan suatu cara dalam membentuk jiwa kepemimpinan. Di zaman teknologi saat ini, cara tersebut merupakan salah satu kiat untuk membentuk kepemimpinan.
Dalam membentuk jiwa kepramukaan siswa/i perlu membentuk bina diri, bina kepatuhan, dan bina masyarakat. Ini bertujuan untuk melatih diri dalam kepramukaan. Misalnya, mengikuti kegiatan Kemah Blok.
Pemateri berpendapat bahwa Pramuka melatih diri kita untuk menjadi lebih baik ke depannya. Dengan mengikuti latihan mingguan, mengikuti perkemahan, dan melatih diri untuk tidak bergantung pada orang lain ini merupakan pantangan yang perlu disiapkan untuk generasi milenial saat ini.
“Kedepannya kita pasti menjadi seorang pemimpin, baik di sebuah organisasi dan keluarga. Semuanya dilakukan secara ikhlas, rutin, dan terus menerus. Karena jiwa kepemimpinan itu tidak langsung terbentuk, tapi dilakukan dengan kebiasaan-kebiasaan kita. Maka tidak heran kita dapat membuahkan hasil yang besar dengan kebiasaan yang sederhana.” Ujar Pembina yang juga berprofesi sebagai guru di Pinrang ini. (Ade Maria/Siswa Kelas IX/Tim Web Athirah)

