Sambut Siswa Baru, SMA Islam Athirah Bone Helat Welcoming Day Dirangkaikan Dengan Seminar Parenting
Bulan Juli kerap menjadi waktu yang paling dinantikan siswa yang melanjutkan studi di tingkatan selanjutnya. Bagaimana tidak, mereka memasuki jenjang pendidikan yang baru yang tentu akan bertemu dengan orang-orang baru. Euforia tersebut pun terasa pada saat Welcoming Day yang diadakan SMA Islam Athirah Bone pada 24 Juli 2021 kali ini. Tidak hanya siswa, namun para orangtua pun antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian penyambutan siswa baru SMA Islam Athirah Bone sejak awal.
Diawali dengan simaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah 3, kegiatan lain pada proses penyambutan siswa baru ini juga menampilkan paparan kurikulum dan program Sekolah Islam Athirah Bone. Langkah ini diambil agar dapat memperkenalkan sistem pendidikan di Sekolah Islam Athirah Bone kepada para orangtua dan siswa baru Angkatan XI SMA Islam Athirah Bone.
Pada kegiatan Welcoming Day kali ini, selain menyambut siswa baru Angkatan XI SMA Islam Athirah Bone masuk asrama, panitia juga mendesain seminar parenting bertajuk “Mengatasi Masalah Psikologis Anak di Masa Pandemi” yang diikuti oleh orangtua siswa. Seminar yang dimoderatori oleh salah satu alumni SMA Islam Athirah Bone, Zulfikar Yurinugraha, S.Psi., ini berlangsung selama kurang lebih satu jam. Pada seminar tersebut, dr. Alviah Hairuddin, Sp.KJ selaku pemateri menyampaikan bahwa tingkat stress anak meningkat seiring dengan perkembangan kasus COvid-19 yang mengglobal. Olehnya itu perlu ada pendampingan dan interaksi dengan anak dari orangtua. “Memang perlu ada perhatian khusus dari orangtua dalam menangani stress dan masalah psikologis anak. Misal, perbanyak komunikasi dengan anak, jangan jadikan gadget sebagai penenang ketika anak mulai rewel dan bosan, ciptakan bebagai aktiftas kreatif untuk membatasi screen time anak.” jelas orangtua dari Sarah Azzahra, salah satu siswa SMA Islam Athirah Bone, ini pada seminarnya.
Meski digelar secara daring, namun esensi materi yang dibagikan oleh pemateri tetap tersampaikan dengan apik. Terlebih, moderator yang merupakan alumni Universitas Gadjah Mada jurusan Psikologi ini sangat responsif dalam memandu seminar hingga akhir. Beberapa orangtua pun mengajukan pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan kondisi psikologis anak dan upaya solutif dari permasalahan tersebut. Ditutup oleh doa yang dibacakan oleh salah satu siswa SMP Islam Athirah Bone, Abd Wahid Asshafwan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media orangtua dalam mengenal Sekolah Islam Athirah Bone secara dekat. (Eva Rukmana-SMA Islam Athirah Bone)

