Salut, Di Tengah Kesibukannya, Dua Guru SD Islam Athirah 1 Makassar Berhasil Terbitkan Buku Solo
Dalam meningkatkan minat membaca dan menulis kepada seluruh guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah, kini dua guru terbaik SD Islam Athirah 1 Makassar telah berhasil merilis buku solo. Bukan hal yang mudah ditengah kesibukan menjalankan profesi sebagai guru yang harus mengajar tetapi juga mampu menghasilkan sebuah karya. Adapun guru yang dimaksud yaitu Hj. Ernawati,S.Pd dengan judul buku "Goresan Pena dalam Karyaku" dan Syahriyanti,S.Pd, M.Pd dengan judul "Slice of Life".
Wali kelas 3 Al-Afuuw, Hj. Ernawati,S.Pd saat ditemui secara langsung beliau bercerita mengenai suka dukanya sampai mampu menghasilkan buku. “Untuk menulis dan menghasilkan karya buku solo memang bukan hal yang mudah apalagi di tengah kesibukan sebagai guru yang aktif mengajar, kesibukan sebagai istri dan ibu dari 5 orang anak. Alhamdulillah semua itu tidak menjadi penghalang dalam membuat buku solo saya,” ungkapnya.
Adapun waktu yang dibutuhkan menghasilkan sebuah karya yaitu 4 bulan sebanyak 18 kali pertemuan pada setiap hari sabtu dengan perincian 3 bulan proses belajar dan berlatih 1 bulan fokus berkarya menulis dalam hal ini beliau yang tergabung dalam program GEMA (Gemar Menulis Athirah). Kemudian saat ditanya mengenai harapan beliau dengan rilisnya buku solonya beliau berharap para pembaca akan bertambah wawasan ilmu dan pengalaman serta menginspirasi dalam berkreativitas membuat tulisan menjadi karya buku sehingga akan bertambah generasi penulis - penulis muda yang bermutu dan berkualitas.
Sementara itu Syahriyanti,S.Pd, M.Pd sebagai guru bidang studi Bahasa Inggris menyampaikan perasaan senangnya dan bangga karena sebelumnya hanya bisa menghasilkan buku antologi kali ini bisa menghasilkan buku sendiri dengan judul “Slice of Life”. Dalam kesempatan yang sama beliau juga menyampaikan strategi yang dilakukan sehingga mampu menghasilkan karya di tengah kesibukan menjadi seorang guru adalah menulis satu cerita di setiap harinya. “Banyak membaca dan mulai untuk menuangkan ide. Jangan takut salah, kita bisa manfaatkan suami, kakak maupun teman untuk membaca naskah yang sudah kita tulis sehingga dengan giat dan support dari orang terdekat yang biasa disapa Ms. Yanti mampu menyelesaikan buku selama 1 bulan". Diakhir beliau juga menyampaikan harapan semoga buku saya bisa menginspirasi dan membawa pengaruh positif untuk banyak orang.
Rasa bangga dan senang juga dirasakan oleh Jamaluddin Mukhlis,S.Ag.,M.Pd.I selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. “Alhamdulillah saya ucapkan apresiasi buat kedua penulis karena mereka dapat menulis bahkan sampai bisa menerbitkan sebuah buku di tengah-tengah kesibukannya mengajar dan menangani siswa - siswinya, sungguh itu hal yang luar biasa,” jelasnya. Di akhir beliau juga menyampaikan harapannya semoga kedua penulis ini dapat menerbitkan lagi buku selanjutnya dan mudah-mudahan guru yang lain dapat mengikuti jejak kedua penulis.

