image

Puncak AJR, SD Islam Athirah 2 Gelar Bukber dan Pererat Silaturahmi

Klik untuk mendengarkan isi berita dalam Bahasa Indonesia.

MAKASSAR – Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa begitu kental di kantin SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga, Jumat (6/3/2026). Ratusan siswa dari kelas 1 sampai 6, guru, staf, hingga orang tua siswa berkumpul dalam agenda Buka Puasa Bersama yang merupakan puncak rangkaian kegiatan Athirah Jelajah Ramadhan (AJR).

Momen spesial ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar warga sekolah.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd., membuka acara dengan sambutan yang penuh makna. Dia mengingatkan betapa pentingnya kebersamaan ini sebagai ruang belajar bagi anak-anak.

Dalam kesempatan itu, Mas Aman Uppi memberikan perumpamaan menarik tentang "puasa ulat" dan "puasa ular". Dia bercerita bahwa ulat berpuasa di dalam kepompong untuk berubah menjadi kupu-kupu yang indah dan bermanfaat.

"Jangan seperti puasanya ular, anak-anakku. Ular berpuasa hanya untuk berganti kulit, tapi bentuk dan tabiatnya tetap sama. Jangan sampai puasa kita tidak memberi perubahan sifat," pesan Mas Aman Uppi. 

Dia berharap, setelah Ramadhan ini, siswa bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan menebar manfaat bagi orang di sekitarnya.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan pengurus Badan Musyawarah Jamiah (BMJ) SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga, Andi Septie Ulandari Syafri, S.E., Ak., CA., menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi antara orang tua, siswa dan sekolah dalam menyukseskan kegiatan AJR.

Laporan menarik pun disampaikan, di mana dana infak Ramadhan yang terkumpul sudah mencapai Rp53.700.000. 

"Dana ini nantinya akan kita wujudkan dalam bentuk paket sembako, yang akan dibagikan langsung oleh anak-anak OPDIS bersama bunda-bunda dari BMJ," ujar Andi Septie.

Menjelang waktu berbuka, hadirin mendengarkan tausiyah yang menyejukkan dari Dr. KH. Amirullah Amri, M.A. Dia mengingatkan bahwa harta dan fasilitas mewah tidak ada artinya jika anak-anak kita tidak dibekali ilmu agama.

"Harta yang tidak ternilai adalah memiliki keturunan yang saleh dan salehah. Jadi, orang tua murid SD Islam Athirah harus bersyukur karena di sekolah ini anak-anak dituntun agama sejak kecil," tutur Kyai Amirullah.

Dia pun mengajak orang tua untuk menjadikan bulan suci ini sebagai momentum emas.

"Jadikan bulan Ramadhan momentum untuk meraih keberkahan. Bangunkan dan biasakan anak-anak untuk bersahur karena pada sahur itu ada keberkahan. Bayangkan kalau 30 malam mereka makan dengan makanan yang berkah, insya Allah anak-anak jadi lebih mudah diarahkan ke jalan kebaikan," tegasnya.

Usai azan Magrib, seluruh hadirin berbuka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah di Masjid Fatimah. Momen ini menjadi penutup rangkaian kegiatan sekaligus wadah untuk mempererat tali silaturahmi keluarga besar SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga.

Citizen Reporter: Ilham Mais, S.Pd., M.Pd., Gr.

Previous PostSD Islam Athirah 2 Juara Olimpiade Matematika Internasional ITMC 2026 Thailand
Next PostRAMADAN BERBAGI: BOARDING SEKOLAH ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA GELAR BUKA PUASA BERSAMA SANTRI PENGHAFAL AL-QUR’AN