image

MENGHARUMKAN SEKOLAH MELALUI AJANG SPEECH & DEBATE

UMI kembali menggelar ajang bergengsi tingkat SMA. Ajang itu merupakan Kompetisi speach & debate yang telah diselenggarakan dalam dua hari, yakni Jumat (10/11) dan Ahad (12/11). Kompetisi itu berlangsung lancar dan mendebarkan untuk para peserta didik se-Sulselbar, khususnya bagi Nura Shafiyah Salshabila peserta didik SMA Islam Athira kelas X MIPA 4 yang menjadi perwakilan dalam kompetisi tersebut. Kompetisi speach dimulai Jumat (7/11) dengan diikuti 15 sekolah se-Sulselbar, di antaranya dari Toraja, Enrekang, Palopo dan sekolah-sekolah yang berkualitas di Makassar seperti Rajawali, Tinggi Moncong, SMA Neg.17, SMA Neg.2, serta Sekolah Islam Athirah. Lima peserta melangkah ke babak selanjutnya, yakni SMA Islam Athirah 1 Makassar, SMAN 1 Makassar, SMAN 2 Makassar, dan SMA Tinggimoncong. Kelima peserta bersiap untuk kompetisi debate yang akan dilaksanakan pukul 13.00 WITA di hari yang sama. “Dari waktu pengumuman itu sampai dengan memasuki waktu zuhur, Nura melakukan latihan persiapan debate sebanyak dua kali dihadapan saya. Dengan dukungan, doa dan semangat dari saya selaku pembimbingnya ditambah lagi kehadiran orangtua dari ananda Nura, itu membuat Nura menjadi lebih percaya diri dan semakin membuat penampilannya bagus saat kompetisi dimulai”,ungkap Haerul Tamimin yang akrab disapa Sir Mimin selaku pembina ananda Nura dalam menjalani persiapan kompetisi ini. Dengan bekal yang dimiliki Nura dari ekskul yang ia ikuti di sekolah Islam Athirah, Sir Mimin yakin Nura memiliki bakat yang lebih dari peserta ekskul, sehingga ia bisa terpilih menjadi kandidat yang mewakili SMA Athirah untuk kompetisi ini. Walaupun gadis berparas manis ini termasuk orang yang pemalu dan pesimis, tetapi semangatnya untuk belajar sangat tinggi sehingga Sir Mimin tidak pernah menyerah untuk memberikan dukungan dan bimbingan penuh untuk mempersiapkan Nura menjadi juara. Persiapan dilakukan selama dua pekan untuk kompetisi ini. “Saya melatih Nura dengan sangat intensif, menunjukkan bagaimana membuka pidato yang baik, kemudian menceritakan bagaimana pengalaman kakak kelasnya yang sudah menjadi juara dulu. Dan alhamdulillah Nura bisa lebih baik dari Afifah pemenang speach tahun lalu.” aku Sir Mimin saat ditanya tentang latihan persiapan Nura saat itu. Rasa syukur diungkapkan guru pembimbing kandidat SMA Athirah ini karena ananda Nura akhirnya meraih juara satu pada kompetisi speach & debate dan diberi penghargaan medali serta uang tunai sejumlah 1 juta rupiah. “Saya juga tidak menyangka akan menjadi juara satu pada kompetisi ini, yang sebenarnya ekspektasi saya adalah bisa meraih juara 3. Setelah diumumkan juara 3 dan 2 yang diraih oleh sekolah lain, saya sempat tidak percaya diri dan sudah berbalik badan, tetapi ternyata pengumuman juara 1 itu menyebutkan nama saya sebagai pemenangnya. Alhamdulillah saya sangat senang dan sampai sekarang masih tidak percaya. Saya juga sangat berterimakasih kepada Sir Mimin karena beliau menemani saya terus dari awal sampai akhir dan sangat memberikan saya support. Karena beliaulah yang membuat saya menjadi percaya diri.” haru Nura saat diwawancarai tentang perasaanya menjadi salah satu peserta didik yang mengharumkan nama sekolah. (w.a).
Previous PostProf. Nurdin Abdullah Sambut Peserta Fieldtrip SMP Islam Athirah Bone
Next PostDalami Literasi dan Inklusi Keuangan, Siswa Athirah Belajar di Kantor OJK