image

Fokus Penguasaan Konsep Dasar, SMP Islam Athirah Bone Hadirkan Kelas Matrikulasi

Tahun ajaran baru 2020/2021 meninggalkan beberapa evaluasi terkait kekurangan dan kendala yang dihadapi selama berlangsungnya dua model belajar, daring dan luring. Dampaknya tentu pada hasil yang dicapai siswa selama satu tahun dual mode pembelajaran. Oleh sebab itu, memasuki tahun ajaran baru 2021/2022 SMP Islam Athirah Bone akan fokus pada penguasaan konsep dasar pengetahuan siswa dengan menghadirkan kelas matrikulasi untuk siswa kelas VII dan VIII.

Kelas matrikulasi adalah program pembelajaran yang memfokuskan pada materi-materi penguasaan konsep dasar pada bidang matematika, bahasa asing, public speaking, dan tahsin (perbaikan bacaan alquran).  Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga bulan awal pembelajaran yang evaluasinya akan hadir pada Penilaian Tengah Semester I. 

Selain yang sifatnya teknis akademik  pada kelas matrikulasi juga akan menghadirkan materi “Mentality” yang isinya meliputi keterampilan daya juang, budaya belajar, serta 5 S (Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) pad siswa.

Revisi silabus dan RPP yang ditekankan pada proses pembelajaran praktis juga menjadi ciri penerapan kelas matrikulasi. PAI difokuskan pada bentuk penerapan teori dan praktik beribadah dan muamalah, Prakarya dan Seni Budaya pada produk dan teknologi tepat guna, serta Penjaskes dalam bentuk penerapan pola hidup sehat siswa.

Tidak hanya itu, kebutuhan akan kemampuan di bidang teknologi dan informasi juga turut membuat materi IT kembali dihadirkan dalam pembelajaran siswa yang diampu oleh guru khusus IT. Hasil dari program matrikulasi juga akan dijadikan dasar pembagian kelas takhassus, yakni kelas khusus Alquran pasca tengah semester gazal.

Kepala SMP Islam Athirah Bone, Nuraeni, S.Pd.,Gr. yang memberikan sambutan saat Forum Sosialisasi Tekni Pelaksanaan Kelas Matrikulasi menyampaikan bahwa selama ini yang menjadi penyebab lemahnya siswa di pelajaran sain adalah kurangnya pemahaman konsep dasar seperti matematika dasar dan kemampuan analisis bahasa, sehingga dengan adanya program matrikulasi dalam waktu 3 bulan diharapkan penguatan konsep dasar dapat diwujudkan dan membantu siswa menguasai materi-materi tingkat lanjut di semua mata pelajaran.

“Di samping itu, bentuk kurikulum yang mengarah kepada keterampilan praktis siswa akan menjadi bekal entrepreneur yang baik untuk bekal masa depan siswa apalagi ditambah dengan kemampuan IT yang mumpuni,” Ujar Pimpinan Athirah Bone yang berlatar ilmu pendidikan matematika tersebut.

Nurholis_Tim Athirah Web


Previous PostBahas Program English Class, SD Islam Athirah 1 Makassar Lakukan Pertemuan dengan Wali Murid
Next PostWebinar Motivasi bersama Sherly Annavita pada MPLS SMP Islam Athirah 1 Makassar