Test ini judul Fotonya
Fieldtrip Public Speaking Berani Bicara, Siap Menginspirasi
Bukit Baruga, SMP Islam Athirah Bukit Baruga kembali melaksanakan program unggulannya, Fieldtrip Public Speaking 2025, sebagai upaya penguatan jaminan mutu sekolah dalam mencetak generasi yang komunikatif dan berkarakter Qur’ani.
Kegiatan
Fieldtrip Public Speaking ini menjadi salah satu agenda unggulan sekolah dalam
upaya mencapai jaminan mutu “Mencetak Generasi Emas yang Komunikatif dan
Berkarakter Qur’ani.”
Melalui
program ini, siswa dilatih untuk berbicara dengan isi, empati, dan nilai-nilai
Islami, sehingga mampu menjadi komunikator yang berakhlak dan berdaya pengaruh
positif.
Berlangsung
selama 3–8 November 2025, kegiatan ini membawa 98 siswa ke Jakarta dan Bandung
untuk belajar langsung dari para ahli komunikasi, praktisi media, dan tokoh
inspiratif.
Agenda
mencakup pelatihan di ESQ Public Speaking Centre, kunjungan ke Gedung DPR RI,
Istana Wakil Presiden RI, serta eksplorasi edukatif ke ITB Sabuga, Museum
Geologi, Pusat Bahasa ITB, Pendopo Anies Baswedan dan Saung Angklung Udjo.
Melalui
berbagai aktivitas, seperti leadership outbound, siswa diajak memahami makna
komunikasi sejati bukan sekadar
berbicara, melainkan menyampaikan pesan dengan etika, kolaborasi, dan tanggung
jawab sosial.
Wakil
Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Musdalifah, menegaskan bahwa kegiatan ini
bukan hanya untuk melatih kemampuan berbicara, tetapi juga membentuk karakter
Qur’ani.
“Kami
ingin anak-anak Athirah tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga menebar
kebaikan lewat tutur kata dan tindakan. Itulah hakikat komunikasi dalam
perspektif Qur’ani,” tuturnya.
Kegiatan Fieldtrip Public Speaking 2025 menjadi tonggak penting dalam upaya SMP Islam Athirah Bukit Baruga untuk mencetak generasi yang unggul secara akademik, tangguh dalam karakter, dan berani tampil di ruang publik dengan nilai-nilai Islam.
Disamping itu dengan kegiatan ini, sekolah berkomitmen menanamkan kepercayaan diri, etika berbicara, dan tanggung jawab sosial juga belajar menjadi pembicara yang tidak hanya fasih di lisan, tetapi juga jujur di hati.
Dari panggung kecil mereka hari ini, akan lahir para komunikator muda yang siap menjadi penerang masa depan bangsa.

