FLS2N: Athirah Bone Go to National
<!--[if gte mso 9]><xml>
“Alhamdulillah, Bangga sekali. Bisa mengharumkan nama Athirah lagi,” aku Rahardi saat ditemui sepulangnya dari lomba.
“Nasionalnya di Aceh. Semoga bisa dapat medali, karena itu mimpi saya sejak dulu. Harus beri medali nasional untuk Athirah. Apalagi ini tahun terkahir saya di sini. Dan semoga ini kembali menjadi jalan bagi saya untuk bisa tampil ke kancah nasional, bahkan kelak menjadi modal buat acting film,” tutup Rahardi. (Wafiq Azizah Annisa R.)
“Toraja Utara keren, saya sempat takut. Tapi, alhamdulilllah bisa lolos.”
Menurut Rahardi, ia sempat tidak percaya diri dan takut.
“Sholat Tahajjud, Sedekah, dan tidak lupa banyak berdoa. Ditambah latihan sepekan, dan hafal naskah itu 3 hari.” Tukas Rahardi
Tentu hasil yang Rahardi dan Muthainnah capai tidak lepas dari ketekunan dan usaha keras mereka.
“Alhamdulillah, meski hanya nyaris ke nasional, saya merasa beruntung bisa mendapatkan juara ini,” ungkapnya.
Selain Rahardi, Athirah Bone juga berhasil meraih juara 2 dalam Cabang Cipta Puisi melalaui kecakapan Mutmainnah dalam mengolah diksi. Siswa kelas XII IPA ini merasa sangat bersyukur meskipun belum berkesempatan lolos ke tingkat nasional.
“Peraturannya memang seperti itu. Tidak boleh mengikuti lomba yang sama dua kali.” Tambahnya
Bukan hanya itu, setahun lalu siswa dari jurusan IPS ini berhasil lolos ke tingkat nasional yang juga dinaungi FLS2N. Bedanya tahun lalu, Rahe berjuang di cabang Baca Puisi, sedang tahun ini ia menggeluti Teater Monolog.
<!--[if gte mso 9]><xml>

