image

Mengintip Persiapan LDBI Tingkat Provinsi SMA Islam Athirah Bone

Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) tingkat provinsi tidak lama lagi akan dihelat meski dilaksanakan secara daring. Rencananya, LDBI tingkat provinsi ini akan digelar selama 5 hari yaitu pada 7 sampai 12 September 2020. Ajang kompetisi debat bahasa Indonesia ini merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan merupakan ajang yang menarik bagi para peserta didik SMA untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam berdebat. Tak terkecuali SMA Islam Athirah Bone yang hampir tiap tahunnya mewakili kabupaten Bone untuk berlaga di kompetisi debat tersebut. Lantas bagaimana persiapannya untuk LDBI tahun ini?

Keikutsertaan tim debat SMA Islam Athirah Bone pada kompetisi LDBI tingkat provinsi ini merupakan tantangan tersendiri, mengingat kondisi pandemi yang mengharuskan perhelatan kompetisi ini dilakukan secara daring. Persiapan tim dan pembina debat SMA Islam Athirah Bone pun tidak main-main karena menghadirkan Pembicara terbaik ke 10 LDBI Nasional 2019, Nurmutiam, yang juga merupakan alumni SMA Islam Athirah Bone tahun ini.

Saat dihubungi via Whatsapp, pembina ekstrakurikuler debat SMA Islam Athirah Bone, Taufiq Irham, S.Pd., mengaku melakukan banyak strategi baru untuk mendapatkan tiket ke nasional tahun ini. Tim yang dibimbing beliau adalah siswa terpilih dari hasil seleksi internal yang dilakukan beberapa bulan lalu. Tim andalan yang akan berlaga di LDBI tahun ini adalah Reski Suci Amalia (siswi kelas XII IPA Al Wajid), Khusnul Khatimah (siswi kelas XII IPA Al Wajid), dan Aditya Pratama (siswa kelas XI IPS Al Hafidz). Persiapan yang dilakukan terbilang ekstrim karena di siang hari pukul 13:00 sampai pukul 17:00 mereka latihan praktik debat, dan dilanjutkan pada malam hari untuk mereka latihan wawasan. Hal ini pun telah dilakukan sejak tanggal 17 Agustus 2020 lalu.

Ketika ditanya terkait harapan pak Taufiq Irham selaku pembina, beliau menuturkan kekhawatiran dan juga keinginan kuat beliau di pentas debat LDBI tahun ini. “LDBI tahun ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sistem daring sangat berpengaruh terhadap euforia peserta. Besar harapan saya, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi Reski Suci dkk untuk tetap memaksimalkan diri dalam lomba. Pak T, begitu beliau akrab disapa, menutup pembicaraan dengan menyampaikan harapan terbesarnya pada ajang kali ini, “Semoga tongkat estafet LDBI tingkat nasional yang diperjuangan oleh para siswa pendebat SMA Islam Athirah Bone pada tahun-tahun sebelumnya berhasil dilanjutkan Kembali.”

 

Eva Rukmana

Previous PostSemarak Tahun Baru Islam, SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Lomba MTQ
Next PostSekolah Islam Athirah Gelar Upacara Peringatan HUT ke-75 RI Secara Virtual Serentak di Tiga Wilayah