image

Mengasah Keterampilan Proses Sains Siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar Melalui Kegiatan Fieldtrip Virtual

Oleh : Rini Budiarti, S.Pd, M.Pd

Sains pada hakikatnya  tidak hanya sebagai produk saja, tetapi juga sains mengandung proses dan sikap ilmiah. Dalam pembelajan IPA, diperlukan suatu kegiatan yang dapat mengembangkan keterampilan proses sains peserta didik. Keretampilan proses sains merupakan kemampuan menerapkan metode ilmiah dalam memahami, mengembangkan dan menemukan ilmu pengetahuan.

Jenis-jenis keterampilan yang termasuk kedalam keterampilan proses sains diantaranya yaitu, kemampuan mengamati, menggolongkan, menafsirkan, meramalkan, menerapkan, berhipotesis, mengajukan pertanyaan, merencanakan penelitian, serta mengkomunikasikan. Beberapa kegiatan pembelajaran IPA yang terbukti ampuh dalam mengasah beragam keterampilan proses sains tersebut diantaranya yaitu kegiatan praktikum di laboratorium serta kegiatan pembelajaran outdoor terintegrasi atau yang lebih dikenal dengan istilah fieldtrip.

Pada masa pandemi ini, kegiatan fieldtrip sulit untuk dilakukan, karena dengan jumlah siswa yang banyak physical distancing tidak akan tercapai. Oleh karena itu SMP Islam Athirah menggelar acara fieldtrip secara virtual, agar mata rantai penularan covid -19 dapat terputus. Acara yang digelar pada tanggal 22 Maret 2021 ini mengintegrasikan empat mata pelajaran yaitu IPA, IPS, Pendidikan Agama Islam serta Bahasa Indonesia.

“Walaupun dilaksanakan secara virtual, harapannya tujuan dari kegiatan fieltrip ini tetap tercapai” tutur Nilamartini, Kepala SMP Islam Athirah Makassar pada salah satu segmen pemutaran video fieldtrip.

Virtual Fieldtrip yang digelar dibagai menjadi dua sesi yaitu sesi pemutaran video serta sesi webinar. Pada sesi pemutaran video pembelajaran, guru mata pelajaran memandu peserta didik untuk menyimak video serta mengerjakan live worksheets. Sementara itu sesi webinar menghadirkan narasumber dari P4TK Teknologi yaitu Bapak Wandi Herpiandi, M.Si. Tema webinar kali ini adalah Conservation from Home: Connect, Explore and Engange. Dikemas secara interaktif, kegiatan ini telah memberikan pengalaman lebih kepada peserta didik sekaligus memberikan wawasan tentang konsep konservasi.

Banyak komentar positif tentang kegiatan fieldtrip ini, baik dari peserta didik, orang tua maupun kalangan umum. Mereka umumnya senang dengan kegiatan ini, dan berharap kegiatan fieldtrip yang sebenarnya dapat dilaksanakan secepatnya. Pengamatan langsung terhadap objek IPA memang tidak bisa digantikan dengan kegitan virtual apapun. Namun setidaknya melalui kegiatan ini, keterampilan proses sains dapat dilatihkan kepada peserta didik.

Previous PostSiswa Athirah Bone Sukses Jajaki Kampus-Kampus Terbaik Indonesia Melalui Jalur SNMPTN
Next PostLuar biasa. Siswi Kembar di TK Islam Athirah 1 ini Sama-sama Berhasil Menyelesaikan Jilid 6 Metode UMMI