image

Cinta dan Cita dalam Harapan

Penulis : Dra. Hj. Sudidarmi (Guru PPKn SMP Islam Athirah 1 Makassar)

Memiliki anak yang berprofesi sebagai dokter adalah suatu impian. Saya yang berprofesi guru dan suami yang PNS berharap dan bermimpi di hari esok ada buah cinta yang bisa mewujudkan impian tersebut. Bukankah kita berhak bermimpi yang indah? Berharap bintang di atas langit berkedip akan mimpi kita?

Ya profesi dokter adalah harapan kami ada pada anak-anak yang akan berjuang menggapai mimpi itu. Mungkinkah? Kenapa tidak kalau kita yakin kepada Sang Pemilik Kehidupan....Man jadda wajada....siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.

Ketika impin dan harapan menyatu adalah suatu kebahagiaan tersendiri. Bagaimana tidak anak sulungku ternyata punya cita-cita menjadi seorang dokter. Alhamdulillah apa yang kami harapkan bisa diwujudkan oleh anak sulungku.

Keinginannya untuk masuk di Fakultas Kedokteran begitu besar sehingga belajar dan belajar yang begitu gigih membuatnya bisa duduk di Fakultas Kedokteran. Bahagia dan haru menyatu dalam do'a kepada Sang Khalik atas harapan dan do'a kami.

Satu langkah telah kau lewati anakku untuk mewujudkan impian dan cita-citamu. Perjalanan panjang masih jauh untuk meraih cita-cita itu menjadi seorang dokter. Kerikil-kerikil tajam yang  akan kau lalui semoga menjadikan kau tetap semangat dan tetap optimis meraih cita-citamu dan harapan kami.

Waktu berlalu begitu panjang dalam cerita yang kau lalui, namun do'a dan kesungguhan untuk meraih itu semua menjadikan kami menangis bahagia di hari yang penuh bahagia itu disaat toga disematkan di kepalamu dan di belakang namamu tertera dr.

Hari-hari yang kau lalui pun dengan gelar barumu membuat kami bangga kepadamu. Namun kami berharap banyak kepadamu untuk tetap rendah hati dan tidak sombong. Justru kami berharapa dengan gelar dokter yang kau raih kau bisa menjadi contoh teladan buat adik-adikmu dan keluarga. Membantu orang yang sakit dengan tidak membedakan status sosial mereka. Jadilah obat dengan senyummu untuk orang-orang sakit di sekitarmu. Tetap rendah hati dan selalu mengingat Yang Pengasih agar engkau selalu dalam lindungan-Nya di manapun kamu berada.

 

Editor : Hasniwati Ajis (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

Previous PostSiswi SMP Islam Athirah 1 Makassar Raih Juara 1 Speech Contest ISC 2021
Next PostDampingi Tim Muaythai Prov.Sulsel, Guru SMP Islam Athirah Bone Antar Atletnya raih Emas di PON XX Papua