Ikrar Pakta Integritas siswa mengawali PTS Athirah Bone
Senin, 16 September 2019 menjadi salah satu hari yang bersejarah di Sekolah
Islam Athirah Bone. Hal ini lantaran siswa mulai mengikuti PTS (Penilaian
Tengah Semester). PTS yang digelar pada tahun ini, sedikit berbeda dengan
tahun-tahun sebelumnya.
Sebelum memasuki ruangan ujian, sekitar 10 menit, semua siswa dikumpulkan di halaman sekolah. Mereka berbaris rapi sesuai kelas masing-masing. Kepala sekolah pun berada di depan dan menghadap ke siswa disertai oleh guru karyawan yang berjejer di samping kiri kanannya. Pada saat itu, siswa membaca ikrar mengikrarkan pakta integritas secara bersama. Kepala sekolah membaca penggalan demi penggalan Pakta integritas lalu diikuti siswa dengan penuh semangat, integritas, dan tekad yang bulat. Di akhir, mereka diminta berdoa agar PTS yang akan diikuti berjalan dengan baik dan mereka bisa mendapatkan hasil yang baik. Guru karyawan pun turut memanjatkan doa terbaik untuk siswa. Sejenak rasa haru mewarnai kegiatan tersebut
Pakta integritas yang diikrarkan tersebut merupakan janji atau pernyataan
siswa untuk mengikuti PTS secara jujur dan penuh integritas. Secara umum pakta
integritas tersebut berisi 6 poin yang mengarah pada penguatan nilai-nilai
ketauhidan, nilai kejujuran, kedisiplinan, dan integritas. Tak hanya
diikrarkan, masing-masing siswa juga menandatangani pakta integritas tersebut yang dilengkapi dengan tanda tangan walas
lalu dikukmpulkan di bagian kurikulum. Hal tersebut menjadi salah satu rujukan,
jika dalam pelaksanaan PTS ada kecurangan atau sesuatu hal yang melenceng dari
juknis PTS.
Setelah kegiatan tersebut, siswa menuju ruang ujian masing-masing dan mulai
mengikuti PTS dengan sistem kejujuran, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Siswa mengerjakan soal tanpa pengawas di dalam ruangan dan kunci jawaban, dalam
keadaan terbalik, ada di sudut meja masing-masing. Sistem ini benar-benar
menguji iman, kejujuran, dan integritas siswa.

