image

KONSER AMAL PEDULI PALESTINA

Konon saat Nabi Ibrahim dibakar oleh Raja Namruz seekor burung dengan paruhnya membawa air untuk menyiramkannya ke api. Burung lain pun menegurnya. "Untuk apa? Tidak akan bisa memadamkan api". Katanya. "Memang air ini tidak akan memadamkan api tapi saya ingin menunjukkan bahwa saya ada di pihak Ibrahim. Saya telah berbuat semampu saya dan itulah jawaban saya kelak kepada Allah". 


Menunjukkan keberpihakan meskipun seolah olah tidak menyelesaikan masalah atau dampaknya sangat kecil. Saat melihat kemungkaran pun demikian. Paling baik yaitu memperbaiki dengan tangan atau kekuasaan. Level sedang yaitu memperbaiki dengan lisan atau tulisan. Level rendah yaitu menunjukkan rasa tidak suka di dalam hati. Itulah selemah-lemah iman. Meskipun lemah tapi menunjukkan keberpihakan pada keimanan. 

Hal yang sama berlaku untuk Palestina. Kezaliman dan kesewenang-wenangan Israel tidak ada yang bisa menghentikan. Begitu kuatnya Israel karena didukung oleh AS membuat dunia tidak berdaya. Negara Arab di sekitarnya pun tidak bisa berbuat apa apa. Menunjukkan solidaritas dan memberi bantuan adalah wujud keberpihakan kita kepada Palestina dan penentangan kepada Israel. 

Hari sabtu 19 agustus 2017 Athirah mengadakan Konser Amal untuk menggalang dana buat Palestina kerja sama dengan penyanyi Opick. Sebelum acara, sekolah telah menyebar undangan dan kesempatan partisipasi kepada orang tua siswa. Alhamdulillah terkumpul sekitar 100 juta. 

Pada saat acara kembali dilakukan penggalangan dana secara langsung oleh Opick. Dalam waktu singkat 10 orang komitmen 10 juta. 30 orang komitmen 5 juta. 22 orang komitmen 2.5 juta. Sampai akhir acara dana terkumpul mencapai 600 juta. 

Apa yang dikumpulkan ini tentu tidak akan langsung membebaskan Palestina. Namun ini akan menjadi saksi keberpihakan pada Palestina. Penentangan pada kezaliman dan penindasan. Semoga kelak di hadapan Allah kita dapat menjawab pertanyaan-Nya bahwa kita peduli pada sesama yang tertindas.

Semoga langkah kecil ini seperti seekor burung yang membawa air utk api Namruz, akhirnya Allah berkenan memerintahkan kepada api agar menjadi dingin dan menyelamatkan Ibrahim. Semoga Allah pun memberi jalan yang tak terduga untuk membebaskan Palestina. 

Oleh : Syamril, ST., M.Pd.  (Direktur Sekolah Islam Athirah)

Makassar, 21 Agustus 2017

Previous PostMemeringati HUT ke-72 RI, Senam Maumere Bersama Direktur SIA
Next PostMEMPERINGATI HARI JADI POLISI WANITA YANG KE-69 TANGGAL 1 SEPTEMBER 2017