image

Wujudkan Pengembangan Alquran Guru Karyawan, Athirah Bone Gelar Pemetaan Tahsin

Wujud dari program QGDP atau Qurani Generation Development Program untuk warga Athirah, seluruh guru dan karyawan SMP-SMA Islam Athirah pada hari Jumat (9/7) menggelar pemetaan tahsin atau perbaikan kemampuan membaca Alquran di Masjid Fatimah Kalla. Kegiatan dilaksanakan usai Raker Unit tersebut bertujuan untuk kembali menyegarkan dan memetakan kualitas bacaan Alquran guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah Bone. 


Pemetaan kali ini menggunakan penilaian yang meliputi mengetahui pengucapan huruf hijaiyah beserta sifatnya, mengetahui hokum Mad (panjang pendek bacaan), mengetahui hokum membaca hokum mim dan nun sukun, serta dapat mengetahui membaca Alquran yang tartil.

Menurut H.Haeruddin Lc selaku Wakasek bidang Keasramaan, tahfidz, dan Keagamaan, Guru dan Karyawan di Athirah tidak boleh hanya bisa menjadi “Aheng” atau calo siswa menuju surga, tetapi guru pun harus ikut gerbong menuju surge, caranya dengan ikut meningkatkan kemampuan membaca Alquran yang baik dan benar.

“Guru di Athirah tidak boleh hanya menjadi Aheng saja, atau calo buat siswa untuk ke surge. Tetapi harus ikut juga. Caranya ya dengan ikut meningkatkan kemampuan membaca alqurannya,” Ujar Lulusan Universitas Al Azhar, Cairo, Mesir tersebut.

Sekolah Islam Athirah mendorong guru dan karyawannya untuk selalu berkembang dengan meningkatkan kompetensinya, tidak hanya di bidang profesionalnya saja, tetapi juga harus terampil di bidang literasi (menulis), Alquran, Bahasa Inggris, dan IT. Semua aspek tersebut juga menjadi penilaian kinerja yang diukur di setiap akhir semester. Nurholis_Tim Athirah Web


Previous PostGuru SD Islam Athirah 1 Makassar Ajak Kenali Ragam Kecerdasan Anak
Next PostPerpustakaan Athirah Bone Hadirkan Perangkat Untuk Akses Koleksi E-Book