Sepakbola dan Kehidupan

Author :

Piala Dunia 2022 telah memasuki babak semifinal. Kejutan terus terjadi. Brasil gagal masuk 4 besar karena kalah oleh Kroasia. Portugal dan Spanyol juga telah pulang kampung karena kalah oleh Maroko, tim yang tidak diunggulkan. Itulah sepak bola.

Tidak semua bisa diprediksi. Ada banyak kejutan sepertinya halnya kehidupan. Apa yang bisa dipelajari dari permainan sepak bola dan dikaitkan dengan kehidupan? Mari kita kaji 5 kuncinya. 

Bermain bola tidak cukup hanya ada bola dan pemain. Tapi harus ada gawang. Gawanglah yang membuat bola memiliki arah yang jelas yaitu ke gawang lawan. Jadi pelajaran pertama yaitu Arah. Hidup juga harus punya arah, target dan cita-cita, tidak asal mengalir sesuka hati. 

Agama mengajarkan bahwa muara akhir hidup kita adalah akhirat dan ingin meraih surga yang penuh kenikmatan. Dunia menjadi sarananya melalui iman, ilmu dan amal saleh. Aktivitasnya yaitu beribadah, belajar, bekerja, berkarya dan berbagi. 

Permainan bola juga tidak akan jalan kalau tidak ada yang berposisi sebagai kawan dan lawan. Kawan sebagai teman satu tim. Lawan berperan menghambat dan menghalangi bola menuju gawangnya. Bahkan berusaha juga memasukkan bola ke gawang kita.  

Dalam hidup harus juga jelas kawan dan lawan. Kawan yaitu orang yang membantu kita mewujudkan cita-cita. Lawan yaitu yang menghambat kita menggapai impian. Oleh karena itu hati-hatilah dalam memilih kawan. Agama mengajarkan bahwa musuh utama manusia adalah syaitan dari jin dan manusia yang selalu mengajak kepada kemungkaran. Maka hati-hatilah. Jangan sampai lawan dijadikan kawan. 

Setelah kawan dan lawan sudah jelas maka pelatih bersama pemain harus merencanakan usaha, strategi dan taktik yang akan digunakan. Mengatur posisi tiap pemain dan perannya masing-masing. Dalam hidup pun demikian. Tiap orang harus punya rencana kerja untuk menggapai impiannya. Tiap orang ada peran dan tugasnya sebagai usaha bersama untuk meraih keberhasilan. 

Selanjutnya setelah usaha, taktik dan strategi dijalankan dengan penuh totalitas maka di akhir pasti ada resiko: menang atau kalah. Tidak ada jaminan yang paling bagus mainnya pasti menang. Terbukti di Piala Dunia 2022 ini, tim unggulan seperti Jerman, Belgia, Spanyol dan Portugal telah tersisih dan kalah oleh tim non unggulan seperti Maroko, Jepang dan Korea Selatan. 

Dalam kehidupan pun demikian. Tugas kita adalah berusaha semaksimal mungkin. Jika gagal maka ulangi. Jika salah maka perbaiki. Terus berusaha pantang menyerah. Hasil akhirnya kita pasrahkan kepada Allah. 

Menjalani itu semua jangan lupa aturan. Sepakbola memiliki aturan yang jelas. Apa yang boleh dan tidak boleh. Juga dilengkapi dengan wasit dan hakim garis sebagai petugas penegak aturan. Bahkan sekarang juga dibantu oleh teknologi VAR. Demikian pula dengan kehidupan. Memiliki aturan agama, negara, adat, lembaga, dan lainnya. Semuanya dibuat agar kehidupan berjalan dengan aman dan tentram. Juga ada penegak aturan yaitu polisi, jaksa dan hakim. 

Jika kita rangkum semuanya maka dapat diringkas dalam kata AKURAt : Arah, Kawan, Usaha, Resiko dan Aturan. Jika dalam hidup kita memiliki arah yang jelas, kawan yang setia, usaha yang tepat, siap menerima resiko, dan siap mematuhi aturan yang berlaku maka insya Allah hidup kita akan tenang, bahagia dan sukses menggapai impian. Selamat menjalani hidup yang AKURAt.

Previous PostAdzan dan Marketing
Next PostMengelola Perubahan
ARSIP MESSAGE OF THE DIRECTOR