Makassar Banjir Lagi
Perkiraan BMKG Wilayah IV Makassar bahwa dalam 5 hari ke depan (12-16 Februari 2023) hujan dengan intensitas lebat dan sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah Sulsel
bagian barat meliputi Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Makassar dan Takalar. Juga daerah Sulsel bagian tengah, selatan dan timur. Juga potensi angin kencang di Sulsel bagian barat dan selatan.
Hari Senin 13 Februari 2023 sepanjang hari dari dini hari sampai sore hujan terus mengguyur Kota Makassar sesuai perkiraan BMKG. Dampaknya banjir di Makassar terjadi hampir di seluruh ruas jalan protokol. Foto-foto dan video banjir di ruas jalan utama seperti Pettararani, Perintis Kemerdekaan, dan juga sekitar pantai dan pelabuhan. Bahkan banyak basement gedung dan tempat parkir hotel yang terendam.
Sejak pagi hari kemacetan di mana-mana. Banyak siswa tak bisa sampai ke sekolah. Akhirnya putar balik pulang ke rumah. Pegawai juga gagal tiba di tempat kerja. Terjebak kemacetan panjang di ruas jalan utama. Air tinggi di jalan raya membuat banyak mobil dan motor mogok tak bisa jalan.
Sekolah SD, SMP dan SMA juga banyak yang terendam air tidak bisa digunakan belajar. Akhirnya Walikota Makassar Danny Pamanto menginstruksikan agar orang tua segera menjemput anaknya yang sudah terlanjur ke sekolah. Juga meminta siswa belajar dari rumah sampai tanggal 16 Februari 2023.
Para karyawan baik pegawai negeri maupun swasta juga diminta bekerja dari rumah. Apalagi banyak yang menjadi korban banjir. Sambil terus memantau kondisi jika membaik dapat kembali bekerja di kantor.
Evakuasi korban banjir di beberapa lokasi di Kota Makassar mulai dilakukan. PMI, Basarnas dan lembaga kemanusiaan lainnya mulai bergerak memberikan bantuan penyelamatan dan makanan. Bahkan diberitakan di Tribun Timur online, Jusuf Kalla memerintahkan PMI Makassar untuk memborong semua roti untuk disiapkan sebagai makanan pengungsi banjir.
Banjir seakan telah menjadi tamu rutin di kota Makassar. Menghadapi ini semua dibutuhkan sikap positif agar dapat menghadapinya dengan baik. Juga masalah yang timbul sebagai dampak bencana dapat diatasi dengan cepat dan tepat. Lebih penting lagi kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran untuk masa depan.
Sikap positif pertama yang harus dimiliki yaitu spirit ketuhanan berupa iman kepada takdir Allah. Segala bencana yang terjadi ada dalam ketetapan Allah. Ungkapan "inna lillahi wa inna ilaihi roji'un" adalah keyakinan bahwa segalanya milik Allah dan akan kembali kepada Allah.
Tugas kita adalah menghadapi dengan penuh kesabaran dan mencari hikmah di balik bencana itu.
Sabar bukan berarti diam dan pasrah tak berbuat apa-apa. Sabar berawal dari sikap berbaik sangka kepada Allah. Yakin segalanya terbaik dari-Nya. Lalu pantang menyerah menyelesaikan masalah sebagai dampak dari bencana.
Selanjutnya sikap positif kedua yang harus dimiliki yaitu introspeksi diri atas terjadinya bencana. Ada tiga tipe bencana yaitu alam, manusia dan kombinasi alam-manusia. Gempa di Turki yang terjadi beberapa hari lalu murni bencana alam. Banjir merupakan kombinasi alam dan manusia. Hujan deras itu gejala alam. Tapi banjir terjadi bisa juga karena saluran air yang tersumbat atau hutan yang gundul. Artinya pada bencana banjir ada andil manusia.
Kemudian sikap positif ketiga yang perlu dikembangkan yaitu tolong-menolong. Ini merupakan jiwa kemanusiaan untuk berbuat baik kepada sesama manusia yang ditimpa bencana.
Mari hadapi banjir dengan spirit ketuhanan, introspeksi diri, dan tolong menolong. Dengan itu semua kita dapat tenang dalam menghadapi segala keadaan. Lalu bertindak dengan cepat dan rasional untuk mengatasi dampak jangka pendek dan antisipasi dampak jangka panjang. Tetap jaga komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pihak agar bencana apapun dapat teratasi dengan cepat dan tepat. Semoga banjir segera berlalu.

