Memilih Sekolah Swasta Untuk Ananda
Masa PPDB di sekolah negeri untuk level SD dan SMP sudah tutup. Level SMA masih buka sampai akhir pekan ini. Tentu saja tidak semua bisa diterima di sekolah negeri. Ada banyak anak yang akhirnya masuk ke sekolah swasta. Apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih sekolah swasta untuk ananda?
Hal utama yang harus dipahami adalah apa tujuan menyekolahkan anak. Ada tiga yang ingin dicapai yaitu membangun karakter, akademik dan keagamaan. Itulah yang dibutuhkan anak di masa depan.
Berdasarkan hal tersebut maka orang tua harus mencari sekolah yang dapat mengembangkan ketiganya. Jika sulit menemukan sekolah yang membangun karakter, akademik dan keagamaan secara simultan maka utamakan karakter dan keagamaan.
Mengapa karakter dan keagamaan yang diutamakan? Di era sekarang ini saat kehidupan penuh dengan perubahan dan tantangan maka karakter dan agama yang menjadi pegangan. Anak yang memiliki prinsip dan nilai moral yang kuat akan dapat mengarungi kehidupan dengan penuh kelentingan (agility).
Aspek akademik dengan perkembangan teknologi informasi relatif semakin mudah untuk didapatkan. Belajar melalui e-learning tersedia baik yang gratis maupun berbayar. Video materi gratis seperti Salman Academy atau di youtube dapat diakses dengan mudah. Berbayar juga banyak semacam bimbel online seperti ruangguru dan sejenisnya.
Faktor utama untuk membangun karakter dan keagamaan yaitu guru atau pendidik. Carilah guru yang peduli dan siap mengurusi anak dengan ikhlas dan senang hati. Bukan guru yang cuek dan merasa terbebani jika anak bermasalah dalam karakternya.
Tentu juga perlu dilihat lingkungan sekolah. Pendidikan karakter dan agama bukan teori tapi praktek. Lihat fasilitas ibadah di sekolah itu. Cari yang memiliki masjid yang memadai. Juga manajemen sekolah memiliki program membimbing anak shalat berjamaah dan membaca Al Qur'an serta mengadakan acara hari besar keagamaan.
Lalu cermati juga kebersihan lingkungan sekolah. Karakter peduli kebersihan tertanam dari perilaku umum masyarakat sekolah yang peduli kebersihan. Juga lihat kantin sekolahnya dan pilih sekolah yang punya program kantin sehat. Makanan merupakan sumber energi untuk belajar. Dibutuhkan makanan yang bergizi. Bukan junk food yamg dapat jadi sumber penyakit jika tidak memenuhi syarat kesehatan.
Selanjutnya carilah sekolah yang peduli pada pengembangan mutu guru dan karyawan. Bukan hanya mutu akademik tapi juga ibadah dan akhlaknya. Siswa lebih mudah belajar kepada guru yang bisa menjadi role model positif atau suri tauladan.
Lalu manajemen sekolah juga punya sistem yang dapat memantau kerja dan kinerja guru melalui supervisi rutin, coaching, mentoring dan penilaian kinerja berkala. Dampaknya guru akan bekerja dengan sungguh-sungguh karena adanya bimbingan dan evaluasi dari pimpinannya.
Jangan sampai salah pilih. Jangan berpikir asal sekolah. Pendidikan adalah investasi bukan biaya. Investasi akan ada return atau dampak yang akan terasa di masa depan baik dunia maupun akhirat. Selamat mencari sekolah swasta untuk ananda.

