Kemitraan Sekolah dan Orang Tua

Author :

Pada hari Jumat 4 Agustus 2023 SMA Islam Athirah mengadakan acara Welcoming Day yang dihadiri oleh orang tua siswa kelas X - XII. Kepala Sekolah menyampaikan tujuan, kurikulum, program dan pembagian peran sekolah dan orang tua agar pendidikan ananda berhasil. 

Tentu setiap orang tua menginginkan anaknya tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik. Tumbuh menjadi generasi yang pintar, bugar, segar, tegar dan benar. Memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dibutuhkan untuk masa depannya. Seimbang iman, ilmu dan amal dan siap menghadapi tantangan zaman.

Untuk mewujudkannya dibutuhkan kemitraan yang baik antara sekolah dan orang tua. Apa kuncinya? Pada acara tersebut saya menyampaikan 5K yaitu kesadaran, keterbukaan, kesungguhan, kebersamaan, dan kesetiaan. 

Kesadaran terkait dengan cara pandang orang tua bahwa anak adalah anugrah terindah, istimewa dan paling berharga. Juga amanah yang paling besar dan paling berat pertanggungjawabannya dunia dan akhirat. Allah memberikannya dalam keadaan fitrah. Dibekali potensi luar biasa untuk dapat dikembangkan agar dapat berkontribusi nyata pada kehidupan. Menjadi manusia yang bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain dan lingkungan. 

Kesadaran juga terkait dengan cara pandang bahwa kesuksesan orang tua bukan hanya karena jabatan atau posisi. Tapi juga kaderisasi yaitu mampu menjadikan anaknya sukses sama atau melebihi dirinya. Konsekuensinya orang tua menyadari peran dan tugasnya untuk mendidik anaknya dengan baik bersama sekolah dan masyarakat.

Selanjutnya keterbukaan yaitu antara sekolah dan orang tua terjalin komunikasi yang baik. Sekolah menyampaikan secara jelas dan transparan apa saja tujuan, target dan program yang akan dijalankan. Juga jelas apa peran sekolah dan orang tua agar tujuan tercapai dan program bisa berjalan dengan baik. Biasanya hal ini disampaikan pada awal tahun pelajaran seperti di Athirah saat  acara Welcoming Day.

Keterbukaan juga dibutuhkan pada saat proses pendidikan berlangsung. Jika ada masalah yang dihadapi ananda di sekolah maka disampaikan secara terbuka kepada orang tua. Jika sekolah membutuhkan informasi terkait ananda maka orang tua juga secara terbuka menyampaikannya demi kebaikan ananda.

Setelah kesadaran dan keterbukaan maka dibutuhkan kesungguhan. Program yang disusun akan jalan dengan baik jika dilakukan dengan penuh kesungguhan. Ciri-ciri kesungguhan yaitu siap bekerja keras, cerdas, antusias, berintegritas dan ikhlas dalam menjalankan program. Siap menghadapi segala masalah dan mencari solusinya. Siap jatuh bangun, melakukan perbaikan berkelanjutan agar program berjalan efektif dan efisien.

Kesungguhan akan maksimal jika dijalankan dengan semangat kebersamaan. Tidak ada superman, yang ada super team. Kebersamaan sekolah dan orang tua akan berjalan jika dilandasi oleh kepercayaan,  kepedulian, dan harmoni. Orang tua memilih sekolah tentu karena percaya. Sekolah menjalankan kepercayaan dilandasi sikap amanah dan peduli. Dapat berempati dan menangkap harapan orang tua dan membangun hubungan yang harmoni atau selaras.

Terakhir agar kemitraan sekolah dan orang tua dapat berjalan dibutuhkan kesetiaan. Pendidikan bukan proses sehari atau sepekan. Tapi sepanjang hayat. Kerja sama sekolah dan orang tua untuk tingkat TK bisa 1 - 3 tahun. SD bisa sampai 6 tahun. SMP dan SMA bisa sampai 3 tahun. Kesetiaan maksudnya selama masa pendidikan sekolah dan orang tua secara konsisten dan persisten menjalankan tugas dan perannya dengan baik.

Itulah 5K: kesadaran, keterbukaan, kesungguhan, kebersamaan dan kesetiaan yang dibutuhkan agar kemitraan sekolah dan orang tua dapat berjalan dengan baik. Selamat mencoba.

Previous PostTingkatan Kesuksesan
Next PostMengelola Perubahan
ARSIP MESSAGE OF THE DIRECTOR