Sukses Mulia

Author :

Pada hari Sabtu 9 Desember 2023 Kalla Institute mengadakan Wisuda Perdana untuk 12 alumni. Wisuda bagi mahasiswa adalah akhir perjalanan akademik secara formal. Namun dalam kehidupan dan karir, wisuda adalah awal perjalanan pada kehidupan nyata. 

Pada acara wisuda saya menyampaikan konsep Sukses Mulia terinspirasi dari Jamil Azzaini. Semua manusia ingin hidupnya sukses. Tapi itu tidak cukup. Harus juga hidupnya mulia. Hidup bukan semata untuk sukses karena berhasil meraih sesuatu. Berhasil mendapatkan 4 hal yang sering dikejar yaitu harta, tahta, kata (ilmu) dan cinta. Perlu ditambahkan dengan kata mulia karena mau membagi sesuatu. Apa yang diraih kemudian dibagi sehingga bermanfaat juga bagi orang lain. Jadi sukses karena menerima, mulia karena memberi. 

Untuk memahaminya Ada lima aspek yang perlu dibahas yaitu goals, indikator, kunci, aktivitas dan fondasi. Mari kita bahas satu persatu. Goals atau sasarannya ada 4 yang disingkat PSBB yaitu produktif, sejahtera, bertumbuh, dan bahagia. Hidup harus produktif atau menghasilkan sesuatu. Allah memberikan potensi, ilmu, waktu dan sumber daya lainnya. Melalui optimalisasi sumber daya tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Bisa berupa barang, pemikiran, jasa, layanan dan lain sebagainya. 

Sarjana yang baru lulus segera gunakan ilmu yang dimiliki. Bisa dengan membuka lapangan kerja sebagai wirausaha atau bergabung di tempat kerja sebagai karyawan. Melalui peran sebagai wirausaha atau karyawan semoga Allah membukakan pintu rezeki sehingga bisa sejahtera. 

Namun hati-hati, jangan jadikan itu sebagai tujuan utama. Jadikan segala aktivitas sebagai kesempatan agar dapat terus berkembang (growth) secara intelektual, emosional, sosial dan spiritual. Itulah universitas kehidupan. Semoga dengan hidup yang produktif, sejahtera dan berkembang dapat meraih bahagia. Bahagia yang sejati bukan palsu. 

Bahagia dalam bekerja dan berwirausaha ditandai dalam 4 indikator yang disingkat SMAN yaitu sukai, manfaat, ahli dan nafkah. Bayangkan jika bekerja atau wirausaha di bidang yang memang kita sukai maka melaksanakan aktivitas ibarat mengerjakan hobby. Tentu dengan passion atau gairah. Apalagi jika memberi manfaat bagi orang lain. Disertai aktivitas tersebut membuat kita bertumbuh dari experiment (percobaan) menjadi experience (pengalaman) dan akhirnya jadi expert (ahli). Lebih bahagia lagi jika hasilnya dapat menjadi sumber nafkah atau penghasilan.

Apa kuncinya agar dapat menjalani itu semua dengan penuh semangat? Ada 4 kunci dan dalam akronim KIDS yaitu keyakinan, ikhtiar, do'a, dan sabar. Keyakinan membuat manusia percaya diri. Tentu lebih kuat lagi jika dilandasi percaya Dia. Percaya pada Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. 

Tentu keyakinan tidak cukup. Harus ada ikhtiar atau usaha. Sebagai makhluk yang lemah ikhtiar dilengkapi dengan do'a kepada Allah. Manusia berusaha Allah yang menentukan. Untuk itu dalam berjuang butuh sabar, tidak mudah menyerah. Gagal - ulangi, salah - perbaiki hingga berhasil.

Apa aktivitas utama dalam menjalani hidup yang sukses mulia? Ada lima disingkat 5B yaitu beribadah, bekerja, belajar, berkarya dan berbagi. Manusia diciptakan untuk beribadah melalui aktivitas khusus (shalat, puasa, dsb) dan umum. 

Segala aktivitas dapat bernilai ibadah selama niat ikhlas karena Allah dan tidak melanggar syariah. Jadi bekerja, belajar dan berkarya semua bisa bernilai ibadah. Apalagi jika semua disertai berbagi. Apa yang dihasilkan tidak dinikmati sendiri. Juga dinikmati orang lain dan alam.

Apa yang menjadi fondasi sukses mulia? Dapat diambil dari nilai-nilai yang membentuk kata KALLA yaitu kerja ibadah, apresiasi pelanggan, lebih cepat lebih baik, aktif bersama. Kerja ibadah landasannya iman taqwa, integritas, profesional. 

Apresiasi pelanggan dengan cara respect for people, customer delight, maju bersama. Lebih cepat  lebih baik tampak pada cara kerja yang efektif-efisien, inovatif-solutif, unggul. Akhirnya dilengkapi aktif bersama dengan membangun sinergi dan kerja sama. Semoga dengan itu dapat meraih sukses mulia. Selamat mencoba.

Previous PostPanggilan
Next PostMengelola Perubahan
ARSIP MESSAGE OF THE DIRECTOR