image

SD Islam Athirah 2 Manfaatkan Barang Bekas Jadi Tas di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Klik untuk mendengarkan isi berita dalam Bahasa Indonesia.

SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Tas Berbahan Dasar Kantong Kresek Bekas dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Guru SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga ini diikuti oleh guru, karyawan, dan kader Adiwiyata.

Kegiatan ini sebagai bentuk edukasi lingkungan sekaligus upaya mengembangkan kreativitas warga sekolah dalam mengolah limbah plastik menjadi produk yang bernilai guna.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diajak untuk mempraktikkan secara langsung proses pengolahan kantong kresek bekas menjadi tas yang menarik, fungsional, dan ramah lingkungan.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang pengelolaan lingkungan, yakni Musrika atau yang akrab disapa Ceceng, Motivator Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar periode 2023–2025, serta Faisal Baso, Penyuluh Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar sekaligus Koordinator Wilayah FORSEPSI Makassar.

Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengurangan sampah plastik melalui penerapan prinsip daur ulang. Para narasumber juga memberikan pendampingan secara langsung mulai dari tahap pemilahan bahan, teknik pengolahan kantong kresek bekas, hingga proses perakitan menjadi tas yang siap digunakan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi program Adiwiyata yang selama ini dijalankan oleh SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga. Selain meningkatkan keterampilan peserta, pelatihan juga bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana pelatihan berlangsung antusias. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan dan berkolaborasi menghasilkan berbagai desain tas yang kreatif. Hasil karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa limbah plastik yang sering dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.

Kepala SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga, Taswil Mardi, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah konkret sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mengembangkan keterampilan warga sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti memanfaatkan kembali barang bekas menjadi produk yang berguna. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi seluruh warga sekolah untuk terus menerapkan gaya hidup ramah lingkungan,” ujarnya.

Melalui berbagai program berbasis lingkungan, SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga terus berkomitmen mendukung gerakan pelestarian lingkungan dan mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Previous Post81 Siswa SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Ikuti Penamatan Angkatan XXII