Patuhi Protokol Kesehatan, SMA Islam Athirah 1 Makassar Laksanakan Kurban.
Makassar
- Pandemi covid 19 tidak menyurutkan SMA Islam Athirah 1 Makassar untuk
melaksanakan Ibadah Kurban. Kolaborasi kurban antara guru dan peserta didik
mengumpulkan sebanyak 4 ekor sapi untuk di kurbankan di SMA Islam Athirah 1
Makassar.
Kegiatan kurban yang diselenggarakan SMA Islam Athirah
1 Makassar tidak sekedar ritual dilaksanakan begitu saja, tetapi banyak hikmah
didalamnya.
”Beberapa
hikmah yang dapat kita ambil dalam pelaksanaan kurban. Pertama, mencoba meneladani
kepatuhan dan keshalehan Ismail serta ketaqwaan Ibrahim kepada Allah swt., Kedua
mencoba mengajak para guru, karyawan, dan orangtua peserta didik yang bergabung
kali ini untuk tetap bersyukur dengan sedikit hartanya untuk berkurban di
tengah pandemi covid 19, dan Ketiga sebagai realisasi program kegiatan berkurban
sekolah” ungkap Tawakkal Kahar.
Dalam
proses pelaksanaan kurban dimasa pandemi seperti sekarang ini, pihak SMA Islam
Athirah 1 Makassar tetap mengikuti protokol kesehatan.
“Semua
yang terlibat dalam proses pemotongan hewan kurban harus mengikuti protokol
keseharan, setiap orang yang masuk dalam lingkungan sekolah akan diperiksa secara
ketat oleh satpam “ ungkap Tawakkal Kahar.
Koordinator
kurban SMA Islam Athirah 1 Makassar, Yusran mengatakan pelaksanaan ibadah
kurban tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya mengurangi
jumlah panitia. Peserta didik tidak dilibatkan dalam kepanitiaan tahun ini
hanya beberapa guru dan karyawaan yang dilibatkan dalam kepanitiaan.
"Peserta
didik tidak dilibatkan dalam kepanitiaan, juga tidak semua guru dan karyawan
dilibatkan sebagai panitia, jumlah panitia pada kegiatan kurban tahun ini cukup
ramping demi menghindari penyebaran covid 19." kata Yusran.
Selain
itu, tahun ini pengkurban yang tidak bisa hadir secara langsung di lokasi
kurban dapat menyaksikan siaran secara langsung melalui zoom.
"Pengkurban
yang tidak bisa hadir secara langsung dilokasi, maka dapat menyaksikan siaran secara langsung melalui zoom, panitia
sudah menyiapkannya." imbuh Yusran.
Proses
pendistribusian daging kurbanpun cukup unik, selain dibagikan langsung ke
beberapa panti asuhan di Kota Makassar, panitia juga menerapkan sistem drive thru dimana orang-orang yang mendapatkan
daging kurban hanya lewat saja untuk mengambil dagin kurba lalu pulang.
“Panitia
mendistribusikan secara langsung ke beberapa panti asuhan, namun panitia juga
menerapkan sistem drive thru dalam
proses pembagian daging kurban tahun ini.” tutup Yusran.

