image

Tingkatkan Literasi, SD Islam Athirah 1 Makassar Ajak Siswa Ikut Kelas Pena Anak

Beberapa bulan yang lalu guru-guru SD Islam Athirah 1 Makassar diberikan kesempatan untuk menuangkan kemampuannya dalam menulis melalui program Kelas Pena Kreatif (KPK). Setelah sukses, KPK melalui Kelas Pena Anak kembali mengajak siswa-siswi SD Islam Athirah 1 Makassar untuk ikut serta di kegiatan tersebut, Jumat (1/10/2021). Kelas menulis ini gratis dan terbuka untuk seluruh siswa SD Islam Athirah 1 Makassar bagi siapa saja yang tertarik untuk menulis. Sebanyak 21 orang siswa yang mendaftarkan diri mengikuti kelas menulis ini yang berasal dari kelas 1-6 yaitu Fique, Langit, Alea, Jasmine, Freeya, Raihan, Qatara, Dianti, Shopie, Inara, Ni’matullah, Thafana, Fira, Ausie, Almira, Abryl, Hagya, Zahwa, Riska, Aila, dan Riffat.

Dalam kesempatannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Arfyuni Firman, S.Pd.,M.Pd.I menjelaskan tujuan diadakannya kelas menulis ini. “Setelah sukses dengan Kelas Pena Kreatif untuk guru kali ini kami membuka kesempatan kepada para siswa-siswi untuk terlibat. Dengan adanya Kelas Pena Anak ini para siswa bisa mengembangkan kemampuannya dalam hal menulis,” terangnya melalui pesan Whatsapp.

Kelas menulis spesial untuk siswa SD Islam Athirah 1 Makassar ini menghadirkan dua pemateri yakni Kak Eza dan Kak Deudeu Desmiati yang merupakan direktur utama Dd Publishing, mentor, sekaligus founder Kelas Pena Kreatif dan Kelas Pena Anak. Kelas menulis ini diadakan selama seminggu setiap hari pukul 19.00 WIB. Di kelas tersebut anak-anak diberikan materi tentang bagaimana teknik mebuat cerita pendek, strong why, latar cerita, tokoh, unsure intrinsic dalam cerita, teknik showing dan telling, membuat dialog, kerangka cerita, dan lain-lain. Dalam pemaparannya ia menjelaskan mengapa kita harus menulis. “Menulis adalah skill, skill bisa dipelajari dan diasah. Makin sering menulis maka tulisan Anda menjadi semakin baik,” ucapnya saat membawakan materi. Setelah materi anak-anak disuguhkan dengan games dan bincang-bincang seru di sela-sela kegiatan yang semakin menambah motivasi para siswa," ucapnya.

Dijelaskan Bu Uni, sapaan akrabnya, bahwa kegiatan menulis ini merupakan tempat yang tepat bagi para siswa untuk berlatih dan menghasilkan karya kepenulisan yang baik dan upaya untuk meningkatkan budaya literasi pada anak. Setelah selesai mengikuti program ini anak-anak akan mendapatkan pendampingan dan konsultasi dalam pembuatan buku. “Harapan saya semoga kemampuan menulis siswa lebih terasah dan mereka dapat menghasilkan karya berupa buku yang bisa berguna bagi pembacanya kelak,” tutupnya.

Penulis : Syahriyanti (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)
Previous PostRenungan dan Refleksi (Bagian 1)
Next PostPenganugrahan Duta Literasi SMP Islam Athirah Bone, Kepsek Ajak Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Buku Bacaan