Tingkatkan Literasi dan Kreativitas pada Lomba Mading Field Trip Sains di PPLH Puntondo 2022
Pelaksanaan field trip sains yang telah
dilaksanakan oleh SMP Islam Athirah 1 Makassar di Pusat Pendidikan Lingkungan
Hidup (PPLH) Puntondo, hari ini Selasa (19/4) siswa mempresentasikan hasil
karya mereka yakni mading dan video kegiatan field trip. Pembelajaran wisata
alam selama sehari di PPLH Puntondo
tepatnya di Dusun Puntondo, Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten
Takalar yang diketuai oleh Mubasriani Rusdi,S.Pd.,M.Pd. Ada 15 kelompok yang
menampilkan hasil karya mereka. Kreativitas siswa membuat mading dan video merupakan
salah satu kriteria penilaian selain cara penyampaian (retorika, muatan dan
kelengkapan isi mading/video).
Dalam sambutan kepala SMP Islam
Athirah 1 Makassar Nilamartini, S,Pd.,M.M, menyampaikan bahwa apa yang siswa
dapatkan di PPLH Puntondo menjadi sebuah pelajaran yang langsung dipraktikkan
di lapangan. Setelah teori yang dijelaskan oleh kakak-kakak panitia di PPLH
Puntondo, siswa langsung mempraktikkan seperti melihat hutang mangrove, pohon
bakau dan snorkeling dengan melihat ikan yang berwarna-warni yang ada di
terumbu karang. Taripang, bulu babi, kerang, dan yang lainnya yang sudah jarang
kita lihat di perairan pantai di kota. Begitu pun keindahan laut yang memesona,
yang memperlihatkan kebesaran Allah SWT dengan segala ciptaan-Nya yang luar
biasa.
“Karakter yang diharapkan pada
pembelajaran field trip ini adalah bagaimana siswa bekerja sama dengan tim yang
telah dibentuk yang anggotanya dari kelas yang berbeda. Perbedaan selera,
keinginan, dan yang lainnya disatukan dalam kerja tim untuk menyelesaikan tugas
kelompok. Begitu pun sikap bersyukur bagaimana mensyukuri ciptaan Allah yang
begitu besar. Dengan keindahan bawah laut yang begitu memesona, terumbu karang
tempat kehidupan ikan-ikan yang berwarna-warni, dan bermacam-macam hewan laut.
Dengan apa yang siswa saksikan pemandangan laut tersebut, membuat mereka semakin
meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.” pesannya
Setiap kelompok mempresentasikan
mading mereka. Kreativitas pada mading dengan tetap memperhatikan isi mading
yang berbobot sesuai dengan apa yang mereka dapatkan pada saat field trip. Siswa
sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena selain penilaian praktik pada mata
pelajaran Bahasa Indonesia dan IPA, acara ini juga dilombakan. Siswa merasa
senang karena hasil kerja mereka dihargai dengan mendapatkan juara. Penilaian
juara setiap kelas selain mendapatkan sertifikat juga mendapatkan hadiah dari
panitia lomba.
Menurut Ibu Nur Alam, S.Pd sebagai wali kelas dan guru IPA, anak-anak merasa
senang berkarya dengan membuat mading dan video kegiatan field trip mereka. Bakat
dan kemampuan mereka dikerahkan untuk menghasilkan karya mading dan video yang
terbaik untuk mendapatkan juara.
“Alhamdulillah siswa merasa senang dengan kegiatan field trip yang dilaksanakan di luar sekolah. Walaupun hanya sehari pelaksanaannya karena masih pandemi, namun siswa merasa sudah bersyukur dapat belajar menikmati wisata alam berpasir putih dan langsung melihat teori-teori yang selama ini hanya mereka baca atau lihat dari google. Lomba mading dan video pun mengasah kemampuan mereka untuk menunjukkan kelebihan yang mereka miliki.” ujarnya

