Dengan Gerakan Literasi Digital Siswa SMP Islam Athirah 1 Makassar Tingkatkan Kecerdasan dalam Bermedia Sosial
Makassar. Senin (23/08/2022) SMP
Islam Athirah 1 Makassar mengadakan seminar Gerakan Kegiatan Literasi Digital
yakni program literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat
Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan
aman yang diprakarsai oleh KOMINFO (Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik
Indonesia) di Auditorium Sekolah Islam Athirah.
Acara ini
dihadiri oleh seluruh siswa kelas VII,VIII, dan IX yang didampingi oleh
guru-guru SMP Islam Athirah 1. Dengan mengangkat tema “Menjadi warga digital
yang cakap, beretika, dan berdaya” yang dipandu oleh moderator Yudha Prawira
Hasta yang merupakan Founder kelas bebas bicara dan dosen ilmu komunikasi. Pada
kesempatan ini KOMINFO menghadirkan 6 narasumber, yakni Johnny G. Plate
(Menteri Komunikasi dan Informatika), Imelda Jusuf kalla (Yayasan Athirah),
Devo Khaddafi,S.E., (Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi
Sulawesi Selatan, Rizki Ameliah Cawindu, S.S.,M.Si (Koodrdinator Program
Literasi Digital Kementrian Komunikasio dan Informatika), Dr.H.Syamsu Rizal MI,S.Sos.,M.Si.,
dan Ismy Amaliah (Key Opinion Leader).
Wakil direktur
Sekolah Islam Athirah wilayah Kajaolalido Mas Aman Uppi, M.Pd., menyampaikan
bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyukseskan program pemerintah melalui KOMINFO
untuk literasi digital. Kegiatan ini diharapkan agar siswa Indonesia khususnya
siswa-siswi Athirah berperan aktif dalam meningkatkan literasi digital
Indonesia dan mampu berkomunikasi dengan baik lewat media sosial.
“Melalui
gerakan literasi digital ini, siswa-siswi SMP Islam Athirah cerdas dalam hal
berliterasi digital. Menghadapi era digital di zaman ini, siswa mampu memanfaatkan
digital untuk menambah ilmu pengetahuan, berkarya, dan memperkaya keterampilan.
Dan yang lebih penting lagi siswa Athirah lebih sopan, beradab, dan tidak
terpengaruh oleh berita-berita hoax dalam bermedia sosial.” jelasnya
Devo Khaddafi,S.E., salah satu
narasumber pada acara ini, memaparkan tentang Pilar Budaya Digital. Menurutnya
Budaya bermedia digital merupakan kemampuan individu dalam membaca,
menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kabangsaan, nilai
Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
“Dunia digital adalah dunia kita
sekarang ini. Mari mengisi dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya,
tempat kita belajar dan berinteraksi, tempat anak-anak kita bertumbuhkembang,
sekaligus tempat di mana kita sebagai bangsa, hadir dengan bermartabat.” tuturnya
Menurut M. Akbar Kadir salah satu
panitia dari KOMINFO dan merupakan alumni SMP Islam Athirah 1 Makassar,
menyampaikan bahwa kegiatan Literasi Digital Pendidikan Sulawesi 2022 bertujuan
menjadikan siswa Athirah khususnya dan warga masyarakat umumnya mampu berdigital
yang cakap, beretika, dan berdaya. Tujuan kegiatan ini adalah menjadikan siswa
makin cakap digital yang mampu menghadapi tantangan zaman dan dapat berperan
aktif dalam literasi digital sesuai dengan program kementrian kominfo
menjadikan masyarakat yang makin cakap digital.
“Harapan saya kepada adik-adik
SMP Islam Athirah adalah dengan adanya kegiatan ini mereka makin cakap digital
dalam bergawai dan juga dapat mengimplementasikan ke kehidupan sehari-hari di
rumah dan kehidupan di sekolah. Dengan menggunakan dunia digital siswa –siswi SMP
Islam Athirah dapat menerapkan 3S yakni sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainga
dalam bermedia sosial.” ujarnya
Untuk lebih memeriahkan acara,
panitia menyediakan berbagai hadiah dengan menjawab kuis sesuai dengan materi
yang disampaikan oleh narasumber. Juga panitia menyediakan fotobooth untuk
mengabadikan acara dengan berfoto bersama oleh siswa-siswi dan guru-guru SMP
Islam Athirah 1 Makassar.

