image

Juara pada Event GALAKSI Melengkapi Deretan Prestasi Hafizhah Dhiza Adillah

Penulis : Rini Budiarti, S.Pd.,M.Pd. (Guru IPA SMP Islam Athirah 1 Makassar)

GALAKSI merupakan ajang lomba tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Univesitas Islam Negeri Sultan Alauddin (UIN Alauddin) Makassar. Lomba ini menguji kemampuan siswa di bidang Sains. Pada tahun-tahun sebelumnya, GALAKSI diselenggarakan secara luring dengan menghadirkan peserta se-Sulawesi Selatan. Akan tetapi pada tahun ini event GALAKSI diselenggarakan secara daring dan menghadirkan peserta dari berbagai belahan penjuru tanah air.

Adalah Hafizhah Dhiza Adillah, salah satu siswa kelas VIII SMP Islam Athirah yang telah berhasil mempersembahkan juara dalam event GALAKSI 2021. Dhiza panggilan akrab Hafizhah Dhiza Adillah, mengatakan bahwa dirinya sangat senang meraih juara pada tahun ini karena pada tahun sebelumnya dia pernah mengikuti event yang sama namun belum berhasil mendapatkan juara.

“Lombanya sangat menegangkan, karena setiap soal yang dimunculkan dibatasi oleh waktu dalam mengerjakannya.” tutur Dhiza menambahkan. Dhiza lalu menceritakan pengalamanya pada event lomba lainnya, yang biasanya soal diberikan secara keseluruhan dengan batas waktu tertentu. Misalnya lomba yang digelar POSI biasanya berjumlah 60 soal dengan waktu pengerjaan selama 120 menit. Sementara itu untuk soal pada event GALAKSI berjumlah 45 soal, namun soal dimunculkan satu persatu dengan batas waktu menjawab hanya 2 menit saja.

Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Dhiza dalam mengikuti GALAKSI karena dalam satu bulan terakhir Dhiza memang sedang mengikuti pembinaan intensif oleh Tim Olimpiade Sains Athirah (TOSA) untuk persiapan menghadapi ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) dan Kompetensi Sains Madrasah (KSM). Bimbingan intensif oleh tim TOSA dilakukan setiap hari yang dimulai hari senin sampai dengan jumat mulai pukul 08.00 sampai dengan 15.00 WITA.

“Dhiza anak yang disiplin dan bertanggung jawab.” tutur Anshar Mansabadi, S.Pd., guru TOSA yang mengajar Dhiza. Ansar menambahkan bahwa Dhiza selalu bersemangat jika ada penambahan jam bimbingan. Dhiza selalu hadir tepat waktu dan rajin mengerjakan tugas-tugas berupa latihan soal yang diberikan, walaupun pada awalnya Dhiza terkesan pemalu dan pendiam.

“Dhiza memang jarang berbicara jika tidak diminta, namun dia orang yang ulet dan pantang menyerah. Satu kata yang menggamberkan Dhiza adalah talk less do more. Itulah Dhiza.” Seorang guru TOSA lainnya bernama Adnani Yuni, S.Pd., M.Pd memberi gambaran tentang sosok Dhiza. Melalui wawancara via telfon Yuni juga memaparkan deretan prestasi yang pernah dicapai Dhiza di antaranya 2 medali perunggu, 2 medali perak, serta 5 medali emas pada event yang diselenggarakan oleh POSI selama tahun 2020. Pencapaian tertinggi Dhiza sampai saat ini adalah pada ajang internasional HOTS Malaysia yang diselenggarakan oleh KPM dan Dhiza meraih High Distinction.

Deretan prestasi Dhiza ini tidak lepas dari minat yang tinggi dalam mempelajari sains, dukungan orang tua,dan pihak sekolah. Orang tua Dhiza sangat mendukung Dhiza untuk tetap dibimbing di Athirah, walaupun saat ini Dhiza sudah berdomisili di Bogor. Dhiza senang sekolah di Athirah dan berharap masih bisa menorehkan prestasi untuk mengharumkan nama baik Athirah. Semoga semangat Dhiza dapat menginspirasi siswa Athirah lainnya.


Editor : Hasniwati Ajis (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

Previous PostSharing Session: Pentingnya Mengenali Potensi, Gaya Belajar,dan Teknik Apresiasi Belajar Siswa
Next PostSMP Islam Athirah 1 Sabet Juara Umum dan Juara 1 pada Lomba GEOMETRI LCTM FMIPA Universitas Negeri Makassar