image

Upgrade Diri, Forum MGTK Sekolah Islam Athirah Bahas Cara Anak Usia Dini Belajar Coding

Pandemi tidak menghalangi semangat guru TK Islam Athirah untuk mengupgrade diri. Meski tidak bertemu satu sama lain, kegiatan tetap berjalan lancar secara virtual. Pada kesempatan kali ini TK Islam Athirah  kembali melaksanakan satu program pengembangan guru yang diistilahkan MGTK. Program ini adalah program yang dijadwalkan sekali dalam sebulan. MGTK bertujuan untuk mengasah, meningkatkan dan memperkaya pengetahuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang akan berimbas kepada peserta didik. Forum MGTK dibentuk kepanitian setiap tahun sesuai hasil kesepakatan bersama.

Kegiatan MGTK bulan Februari dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Februari 2021, yang dilaksanakan secara virtual by Zoom Meeting. Pesertanya adalah seluruh guru yang ada di TK Islam Athirah. Forum MGTK kali ini membahas materi  tentang “Penerapan Coding Pada Anak Usia Diri dibawakan oleh Kepala TK Islam Athirah 1 Siti Khotijah, S.Pd. Materi ini didapatkan dari hasil pelatihan yang telah diikuti.

Kepala TK Islam Athirah 1 biasa disapa Ummi Ijah, menjelaskan materi slide demi slide. Pada pembahasan materi dijelaskan tentang apa Coding. Secara singkat dijelaskan bahwa “Coding dimaknai sebagai cara manusia berkomunikasi dengan mesin (computer) dengan menciptakan perangkat lunak atau aplikasi yang berguna dalam penyelesaian masalah”.

Pembelajaran coding erat kaitannya dengan Computasional Thinking (Berpikir Komputasi) kemudian cara berpikir yang terstruktur dalam mengindentifikasi dan menyelesaikan masalah (problem solving). Pemecahan masalah dalam berpikir komputasi  terdiri dari dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi dan desain logaritma.

Pada penerapan materi Coding anak usia dini, diajak sejak dini untuk berpikir secara struktur dalam penyelesaian masalah atau dalam mengamati proses belajar yang dilakukan, contoh yaitu pada tema tanaman, anak diajak melihat proses tahap demi tahap yang pertama mengambil pot lalu mengisinya dengan tanah separuh, kemudian letakkan biji ke dalam pot lalu tuang tanah lagi ke dalam pot sampai hampir penuh, setelah itu siram pot tersebut dan letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari. Dari uraian proses tersebut anak dapat berpikir tentang tahapan atau langkah-langkah menanam biji.

Contoh lain juga dijelaskan bahwa contoh pengenalan pola yaitu misalnya mengemas kegiatan maze atau mencari jalan dari rumah menuju sekolah, jalan menuju sekolah dapat dibuat dengan mengenalkan pola yang biasa dilakukan anak setiap hari misalnya keluar dari rumah lalu belok kanan, belok kanan sampai di lapangan belok kiri, belok kiri tiba di sekolah. Dari uraian diatas adalah sedikit gambaran dari penerapan Coding pada pembelajaran Anak Usia Dini.

Tujuan Coding pada dasarnya sama dengan tujuan pembelajaran dengan metode pembelajaran lain. Guru diharapkan beradaptasi dengan setiap metode pembelajaran terbaru. Kreativitas guru sangat penting untuk menerapkan metode-metode belajar pada anak usia dini dengan tujuan mengembangkan 6 bidang pengembangan yakni Nilai Agama dan Moral, Fisik Motorik, Bahasa, Kognitif, Sosial Emosional dan Seni.

Dari paparan materi “Penerapan Coding Pada Anak Usia Dini” membuka cakrawala baru guru-guru TK Islam Athirah, meskipun hal ini bukan hal yang baru, namun lebih kepada mempertajam metode yang sudah dilakukan dalam proses pembelajaran di TK Islam Athiran 1. Setelah paparan materi selesai, sesi tanya jawab dibuka untuk memberi kesempatan pada guru untuk mengali lebih banyak materi Coding.

Setelah sesi tanya jawab usia, forum MGTK diakhiri dengan rasa antusias dan berupaya untuk bisa diaplikasikan pada pembelajaran di kelas yang dikemas dalam kegiatan sentra.

 

Citizen Reporter: Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd

Previous PostAda Apa Dengan Valantine Day
Next PostWebinar Birrul Walidain, SD Islam Athirah 1 Makassar Hadirkan Ustad Maulana