Jelang Pesta Demokrasi, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Lantik KPU
SMA Islam Athirah 1 Makassar
menyongsong pesta demokrasi, September mendatang akan melaksanakan pemilihan
ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk periode 2019-2020. Berbagai
persiapan telah dilakukan diantaranya pelantikan Komisi Pemilihan Umum (KPU)
yang akan memandu jalannya pesta demokrasi di sekolah itu. Lima orang siswa
dilantik oleh kepala sekolah sebagai komisioner yang diketuai oleh Muhammad
Yahya AS sebagai ketua komisi dan empat siswa lainnya sebagai anggota komisi.
Sesaat setelah pelantikan, Yahya langsung melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu. Di hadapan para siswa, Yahya beserta jajarannya secara bergantian menjelaskan teknis pelaksanaan pesta demokrasi tahunan itu, mulai dari masa pendaftaran calon, pemungutan suara, hingga penetapan hasil pemilihan umum.
Saat dimintai keterangan, Yahya
menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu,
pihaknya bekerja akan dengan adil tanpa tekanan dari pihak manapun.
“sebagai penyelenggara kita harus
menjalankan pemilihan ini secara adil, tidak ada unsur paksaan dan bebas dari money politic atau menerima suap yang
dapat mencederai demokrasi kita di sekolah ini” tegas siswa kelas XII MIPA 1
ini.
“kita sebagai generasi penerus bangsa, kita harus mampu berpolitik secara adil, damai, dan bebas dari paksaan” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMA Islam
Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. menuturkan bahwa pembentukan
dan pelantikan Komisi Pemilihan Umum dilaksanakan sebagai syarat kelengkapan
pemilu agar berjalan dengan baik dan demokratis.
“jadi itu (KPU) kita bentuk
sebagai syarat kelengkapan pelaksanaan pemilu agar berjalan dengan baik yang kita
harapkan mampu mengemban amanah dengan baik sehingga penyelenggaraan pemilu
berjalan secara demokratis, jurdil, dan kredibel” tuturnya sesaat setelah
pelantikan.
“ini juga bertujuan sebagai
momentum pembelajaran demokrasi dan pemahaman konsep ketatanegaraan, di mana
pada proses ini di sekolah sebagai miniatur dan laboratorium besar dalam proses
praktik memahami kerja-kerja legislatif, eksekutif, dan yudikatif” tambahnya
memaparkan.
Tawakkal juga mengungkapkan bahwa
pesta demokrasi yang dilaksanakan di sekolah yang dipimpinnya itu juga dalam
rangka menyukseskan gerakan pemilu serentak yang dicanangkan oleh Dinas
Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
“itu kita laksanakan sebagai
dukungan gerakan pemilu serentak yang dicanangkan disdik (Propinsi Sulsel),
jadi semua tahapan nantinya akan mengacu pada juknis (petunjuk teknis) dari
disdik” tandasnya menutup pembicaraan.
Selain melantik KPU, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar juga melantik Badan Pengawas Pemilihan Umum (BPPU) dan Komisi Penyelesaian Sengketa (KPS) yang akan bertugas mengawasi dan menyelesaikan sengketa pemilu di sekolah itu.
Penulis: Sukri Muhammad

