image

Puisi "Pergilah"

Pergilah


Karya : Andi Farida Nur Kadir, M.Pd


 

Sisa-sisa debu kemarin beranjak pergi

Sepotong hujan bersijingkat mengalirkan liuk genangan air

Membentuk gejolak rupa, tak terlihat namun sengit

Menggerogoti setiap nadi

Jiwa murka, merana, menelisik rasa

Aku

Kamu

Kita

Merasakan sama, menyeduh senyuman disaat langit menangis

Ingin teriak lantang, namun denting waktu tak mau berdamai

Memberontak menyapu setiap derap harap

Bukan

Bukan

Bukan pada angin senja ku berharap

Bukan pada gulita di gelap malam

Hitam pekat tanpa batas pandang

Tapi

Di semburat cakrawala subuh menjelang

Di sepertiga malam akhir hanyut meredam

Di sujud panjang dengan raga sukma

Pada Sang Maha Besar

Sang Pencipta abadi

Pencipta segala rupa

Sang Maha Menghidupkan dan Mematikan

Mampu membuat ada menjadi tiada

Tasbih Ilahi selalu terucap, lirih doa dalam nafas panjang

Takkan jenuh berharap hanya pada-Nya

Yakinkan hati akan kehendak-Nya

Melepas duka menjemput cahaya

Dengan Asma-Mu, Makhluk kecil itu, pasti kan berakhir               

 

21.07 PM

~AF~

Makassar, 6 Dzulhijjah 1441 H



  27 Juli 2020

Previous PostWelcoming day dan MPLS SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga
Next Post4 Tips Menjaga Kesehatan di Hari Raya Idhul Adha