image

Irfan Naufal dan Nailah Zhafirah, Siswa SMA Islam Athirah Peraih Medali Emas dan Perunggu pada Kompetisi Tingkat Nasional

Dua siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali meraih prestasi membanggakan. Mereka adalah Irfan Naufal Amiruddin dan Nailah Zhafirah Ramadhany Batara. Irfan meraih medali emas bidang matematika pada Lomba Math and English Competition (MEC) Tingkat Nasional, yang digelar oleh EFGEN pada tanggal 22 November 2020. Pada tanggal yang sama, Irfan juga mengikuti lomba OPSI POSI 2020 yang diselenggarakan oleh POSI (Pelatihan Sains Nasional) dan berhasil meraih medali perunggu. Sungguh prestasi yang luar biasa, Irfan berhasil meraih medali dari 2 lomba yang berlangsung pada hari yang sama.

Pada lomba OPSI (Olimpiade Pahlawan Sains Indonesia) POSI 2020, Nailah Zhafirah berhasil meraih medali perunggu dalam bidang Fisika. Kedua lomba yang diikuti Irfan maupun Nailah dilaksanakan secara online.  Untuk lomba MEC terdapat 2 bidang lomba, yaitu Matematika dan Bahasa Inggris. Sedangkan pada lomba OPSI POSI tingkat siswa terdapat 10 mata pelajaran yang dilombakan. 

Irfan Naufal, siswa kelas XI MIPA 4 adalah putra dari Bapak Amiruddin dan Ibu Sri Sundari. Ucapan syukur dan bangga diungkapkan oleh orang tua atas capaian prestasi Irfan.  

“Alhamdulillah ananda Irfan Naufal memang punya bakat lebih dalam ketertarikan dengan matematika. Walaupun pelajaran lainnya pun saya perhatikan dia juga mampu menguasainya. Setiap hari waktu luangnya selalu latihan menjawab soal-soal matematika. Semua kertas yg ada di rumah penuh cakaran hitungan matematika. Saya hanya mengingatkan ananda kalau ikut lomba jangan mengejar juara. Anggap saja sebagai hobinya, latihan mengerjakan soal-soal. Agar nantinya tidak kecewa bila hasilnya tidak sesuai dengan harapannya,” ujar Ibunda Irfan Naufal.

Naila Zhafirah, siswi kelas X MIPA 2 adalah putri dari Bapak Batara Surya dan Ibu Nurdiana Djamaluddin. Rasa haru dan bangga juga diungkapkan oleh orang tua Nailah atas pencapaian prestasinya.

“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua sangat bangga atas prestasi yang telah diraih ananda di bidang fisika. Walaupun secara online, tetapi ananda tetap semangat untuk menambah ilmu  dan mengikuti lomba-lomba. Kami berharap ananda semakin sukses sehingga bisa mengharumkan nama sekolahnya. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungannya. Semoga apa yang diraih ananda bernilai ibadah, bisa menjadi bekal di dunia dan di akhirat kelak. Aamiin Yaa Robbal Alamin,” ungkap Ibunda Nailah.

Irfan Naufal mengungkapkan rasa syukurnya karena tidak menyangka bisa memperoleh medali emas dalam lomba MEC.

“Sebenarnya saya benar-benar tidak menyangka kalau bisa mendapatkan medali emas. Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena bisa mendapatkan medali emas untuk pertama kalinya selama berkecimpung di lomba-lomba matematika,” ujarnya.

Irfan Naufal juga mengungkapkan bahwa persiapan dalam mengikuti lomba MEC ini tidak jauh berbeda dengan persiapan pada saat mengikuti lomba Lust Mathematical Competition (LMC) 1 pada tanggal 1 November 2020 dan berhasil meraih medali perunggu. Saya mempersiapkan diri dengan mempelajari konsep-konsep dasar, sambil melihat soal-soal yang berkaitan dengan materi lomba.  

Persiapan yang dilakukan Nailah pada saat mengikuti lomba OPSI POSI adalah dengan memperbanyak latihan soal yang dibahas bersama-sama dengan guru pembimbing TOSA Fisika, yaitu Pak Rahman. “Dengan membanyak latihan soal dan mengulang-ulang rumusnya. Lama kelamaan jika sudah terbiasa maka Insya Allah rumusnya akan teringat dengan sendirinya”, tips dari Nailah.  

Satu hal yang membuat Nailah suka fisika yang awalnya hanya karena suka hitungan adalah karena fisika merupakan ilmu yang bahasannya cukup luas dan juga banyak membahas tentang kehidupan dan terkadang juga berkaitan dengan ilmu agama. Diantaranya ialah bagaimana Thomas Edison berhasil menemukan lampu dan ternyata hal tersebut telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, surah An-Nur ayat 35. Dimana dijelaskan yang maknanya kurang lebih untuk membuat lampu dibutuhkan kaca untuk menyelubungi filamen panas sehingga filamen tidak akan langsung rusak akibat teroksidasi juga mengenai relativitas waktu oleh Einstein sebagaimana perbedaan waktu di dunia dan di akhirat. Prestasi yang belum lama ini juga diraih oleh Nailah sebelum mengikuti POSI adalah medali perak Kompetisi Sains Nalaria Realistik 2 (KSNR 2) yang diadakan oleh KPM.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian prestasi Irfan Naufal dan Nailah Zhafirah.

“Ucapan selamat kepada ananda Irfan Naufal dan ananda Nailah Zhafirah, bangga dan haru atas prestasi anak-anak kita yang terus bergerak dan berprestasi di tingkat nasional. Terus belajar dan tetap rendah hati atas segala prestasi, karena yang utama adalah bersyukur dan jangan berhenti berdoa, Insya Allah, Allah SWT akan senantiasa memberi kemudahan dan kelancaran dalam setiap niat baik ananda berdua,” pesannya.

Guru pembina TOSA Matematika SMA, Nur Rahmi, S.Pd., M.Si. yang dihubungi melalui WhatsApp mengucapkan  rasa syukur atas capaian siswa binaannya tersebut.

“Alhamdulillah ananda Irfan Naufal bisa meraih medali emas (juara 1) dalam lomba Math and English Competition (MEC), suatu kesyukuran bagi kami bisa melihat kesuksesan ananda. Selama ini ananda sudah sering mengikuti berbagai kompetisi matematika dan berprestasi, namun pada lomba kali ini yang paling spesial karena ananda akhirnya bisa meraih juara 1 (medali emas) tingkat nasional. Semoga kedepannya ananda bisa semakin berkembang melihat potensi yang dimiliki oleh Irfan Naufal yang saya ketahui bukan hanya pada bidang matematika saja, tetapi juga di mata pelajaran lainnya. Barakallah,” ungkapnya.

Guru Pembina TOSA Fisika SMA, Rahman Syam, S.Pd., M.Si. juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi Nailah.

“Nailah anaknya pekerja keras. Walaupun kadang saya berhalangan semisal saya sakit, Naila tetap belajar dengan bertanya soal-soal yang belum bisa dia jawab. Sebenarnya pada waktu lomba OPSI POSI juga ada 2 lomba lagi yang waktunya berlangsung secara bersamaan. Naila mengerjakan semua lombanya pada waktu itu secara bergantian. Alhamdulillah untuk lomba OPSI POSI mendapatkan medali Perunggu, dan 2 lomba lainnya belum beruntung. Selamat dan semangat buat Naila, semoga di lomba-lomba berikutnya akan diberikan hasil yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kurikulum & SDM SMA Islam Athirah 1 Makassar, B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. juga memberikan apresiasi kepada kedua ananda.

“Ananda Irfan dan Nailah adalah dua siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar yang penuh prestasi di masa pandemi. Mereka mengikuti kegiatan lomba yang diadakan secara virtual dengan level lomba nasional diikuti sekolah terbaik. Yang luar biasa adalah inisiatif mereka untuk mencari informasi lomba sendiri, mempersiapkan diri dan sesekali didampingi oleh guru pembina. Mereka sangat bertekad mewujudkan prestasi di masa pandemi ini, dan hasilnya kita lihat mereka meraih beberapa medali yang sangat membanggakan,” ungkapnya.

Yusran, S.Pd., M.Pd. selaku Wakasek Kesiswaan & IT juga sangat mengapresiasi capaian prestasi Irfan dan Nailah.

"Kami sangat mengapresiasi semangat kompetisi siswa, karena meski dalam situasi yang serba terbatas seperti sekarang ini mereka tetap semangat mengikuti lomba-lomba tingkat nasional dan Alhamdulillah meraih medali emas dan perunggu,” ujarnya.

Selamat kepada ananda Irfan dan Nailah dan tetap semangat untuk terus berprestasi menjadi yang terbaik.


Penulis : Yusminiwati (Tim Humas SMA Islam Athirah 1 Makassar)

Previous PostSMP Islam Athirah Raih 3 Perunggu di Ajang OPSI 2020
Next PostPengisian Instrumen PMP eds Covid-19