image

SMA ISLAM ATHIRAH 1 MAKASSAR MENGGELAR KEGIATAN YANG BERTAJUK PEMUDA BICARA

    SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar kegiatan yang bertajuk “Pemuda Bicara”, kegiatan ini dilaksanakan satu hari sebelum hari peringatan sumpah pemuda 28 Oktober 2020, diikuti oleh seluruh Peserta Didik kelas 11 dan kelas 12 dengan  menggunakan Platform Zoom sebagai sarana pelaksanaannya.

    Kegiatan dialog pemuda yang bertajuk “Pemuda Bicara” dihadiri oleh Alumni-alumni hebat sebagai pembicara seperti Jinan Thalita yang merupakan mantan Ketua OSIS sekaligus Mahasiswi SBM ITB dan Fadhilah Raihana sebagai mantan Pengurus Inti OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar yang vokal di Zamannya sekaligus Mahasiswi UNHAS.

    Selain Alumni, Peserta didik SMA Islam Athirah 1 Makassar yakni  Aldian Kurnia Mansjur, Nurnabila Syfadewi dan Nawwarah Liyana juga bertindak sebagai pembicara serta sebagai modaretor ada  Nurul Izzah Salsabila dan Fasya Nur Aisyah.

    Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar secara terpisah dihubungi melalui WhatsApp menyampaikan bahwa perlunya mengenang Sumpah Pemuda 92 tahun yang lalu bersatu padu atas nama Pemuda Indonesia.

“Perlunya mengenang kembali konsepsi Pemuda 92 tahun lalu bersatu padu dari kesatuan-kesatuan  pemuda saat itu menyatakan  tekad dan bersumpah atas nama Pemuda Indonesia yang gagah berani bahwa bertumbah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia dan menjunjung Bahasa persatuan Bahasa Indonesia”. Ungkapnya melalui WhatsApp.

    Tawakkal Kahar juga berharap melalui kegiatan tersebut Peserta Didik dapat memupuk kebersamaan antar Peserta Didik dan memiliki kepedulian ditengah kemajemukan serta proaktif untuk belajar dan memupuk rasa Nasionalisme.

“Melalui kegiatan ini saya berharap dapat memupuk persatuan dan kebersamaan Peserta Didik  sebagai bagian Pemuda yang harus punya kepedulian dengan bangsanya yang sangat majemuk ini, bahwa kita beragam tapi tetap satu, selain itu pemuda dapat saling menginspirasi untuk proaktif belajar dengan keras sebagai bentuk mengisi kemerdekaan ini yang telah diraih pemuda sebelumnya, dan terakhir memupuk rasa nasionalisme Indonesia ditengah gempuran budaya Asing”, tutupnya.


Penulis : Yusran



Previous PostSeru, TK Islam Arhirah 2 Gelar Peringatan Maulid dengan Cara Unik
Next PostBILA REMEDIAL TERUS MENGHADANG