image

Fokus Penerapan Prokes, Welcoming Day To Asrama Athirah Bone Bagi Dua Sesi

Welcoming Day SMP-SMA Islam Athirah Bone hari kedua pada Minggu (25/7) dikhususkan pada penerimaan siswa di asrama putra dan putri. Seluruh siswa yang ada di sekolah dilibatkan dalam penerimaan siswa di asrama. Guru karyawan bertugas sebagai pendamping dalam mengarahkan siswa yang bertugas menyambut adik-adik angkatannya masuk asrama untuk pertama kali.


Sebagaimana kegiatan Welcoming Day yang identik dengan keramaian para pengantar siswa, maka di masa pandemic seperti saat ini, panitia membagi waktu penerimaan siswa di asrama menjadi dua sesi. Untuk penerimaan siswa SMA dijadwalkan pada pukul 09.00 sampai dengan 12.00 sedangkan untuk penerimaan siswa SMP dijadwalkan pada pukul 13.00 sampai dengan 16.00 Wita.

Alur penerimaan siswa sejak kedatangan pengantar hingga kepulangannya didesain satu arah sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di lokasi parkir. Selain itu, hanya siswa baru saja yang diperkenankan untuk menuju lokasi swab antigen, sedangkan pengantar wajib menunggu di lokasi parkir atau kendaraan.

Penerapan protokol kesehatan menjadi sesuatu yang mutlak untuk seluruh individu yang ada dilingkungan sekolah, tidak hanya petugas keamanan, panitia dari siswa, guru karyawan, bahkan seluruh pengunjung juga wajib menerapkan protokol kesehatan sejak masuk di gerbang sekolah.

Disiapkan dua pos kesehatan untuk melakukan swab antigen, masing-masing untuk putra dan putri. Setelah diswab, siswa kemudian melangkah menuju lokasi parker untuk menjemput barang dengan didampingi petugas dari panitia yang siap membantu membawakan barang-barang siswa baru masuk ke asrama.

Orang tua dan pengantar tidak diperkenankan masuk di asrama putra maupun putri, demi keamanan warga di dalamnya. Ketua Satgas Covid 19 Athirah Bone, Syahrir, S.Pd. menyampaikan bahwa titik fokus pelaksanaan kegiatan di hari kedua adalah keamanan warga sekolah sekaligus menjaga kenyamanan pengunjung yang datang mengantar. Olehnya itu, penerapan protokol kesehatan mejadi sesuatu yang mutlak.

“Demi keamanan warga Athirah dan kenyamanan pengunjung, maka kami bagi penerimaan siswa menjadi dua sesi, semuanya untuk menghindari penumpukan orang dan kendaraan. Olehnya itu, protokol kesehatan menjadi mutlak untuk kita semua,” Terang sosok yang menjabat sebagai Wakasek Sarana dan IT Tersebut. Nurholis_Tim Web Athirah (@nurholismuh)



Previous PostWadir SIA Wilayah 3 Resmi Launching Buku Karya Siswa SMP Athirah Bone
Next PostHaru Biru Lepas Buah Hati di Welcoming Day Asrama Athirah Bone