Terpilih sebagai Duta Literasi Athirah 2020, Ufairah Tertantang Sebarkan Virus Membaca.
Panyula, Bone. SMP Islam Athirah Bone pada Senin (26/10) kembali menggelar kegiatan kesiswaan secara virtual. Pada pekan keempat kali ini menjadi giliran pemilihan Duta Literasi untuk Bulan Juli-Oktober. Anugrah Duta Literasi 2020 untuk Bulan Juli-Oktober akhirnya disandang oleh Ufairah Farah Malila dari kelas VII Ar Rahim setelah melalui proses seleksi pimpinan selaku juri terhadap dua nominasi lainnya, yakni Andi Ahmad Fauzan dari Kelas VII Ar Razzaq dan Anisa Pratista dari Kelas VIII Asy Syakur.
Gadis berkacamata yang kerap disapa Ufairah ini mengaku kaget saat dirinya terpilih menjadi Duta Literasi. Sosok kelahiran Jakarta, 12 tahun silam tersebut mengaku bahwa membaca sebenarnya bukanlah hobinya. Saat ditanya tentang hobi, putri pasangan Suhartini dan Syarifuddin Sara ini mengaku punya kegemaran menyanyi dan menonton film.
Siswi yang ber asa menjadi ahli matematika kelak ini menuturkan bahwa dirinya membaca karena memang membutuhkan informasi dari buku. Rasa ingin tahunyalah yang kemudian membuatnya membaca banyak buku setiap bulannya.
Setiap hari, Ufairah menuturkan hanya meluangkan waktu sekitar 15 menit untuk membaca, itu pun hanya di malam hari. Namun, ia mengaku menjadikannya sebuah rutinitas di rumah. Tambahnya lagi, bila membaca lebih dari 15 menit, matanya menjadi cepat lelah.
Anugrah yang ia sandang membuatnya merasa tertantang untuk membagi kebiasaan membacanya kepada teman-teman yang lain. Sebagai Duta Literasi, Ufairah berpesan kepada semua siswa yang merasa enggan membaca. Ia menyarankan untuk tidak usah membaca dalam durasi yang lama dan halaman yang banyak. Cukup 1 halaman saja perharinya yang penting selalu konsisten.
“Hmm, pesan buat teman-teman....kl membaca tdk usah banyak-banyak dulu, 1 halaman 1 hari pun tidak apa-apa yang penting konsisten membacanya. Nanti juga lama-lama terbiasa untuk membaca,” Ujar penyuka buku “Why, The Reptiles and the Amphibian” itu.
Duta Literasi Athirah Bone adalah penghargaan yang diberikan untuk siswa dan siswi SMP maupun SMA Islam Athirah Bone yang tercatat paling banyak menyelesaikan bacaan buku di Aplikasi Jalan Kalla. Tiga terbanyak membaca buku di SMP dan SMA kemudian akan diuji pemahamannya di depan para juri. Yang terpilih wajib menjadi figur yang menularkan virus membaca kepada teman-temannya.
Muh. Nurholis_Tim Web Athirah

