image

Gelar Tarhib Ramadhan, Athirah Bone hadirkan Ketua DPD Wahdah Islamiyah

Panyula_Bone. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1443 yang diperkirakan akan jatuh pada hari Selasa (13/4) Sekolah Islam Athirah Bone pada hari Senin (12/4) gelar Tahrib Ramadhan bertajuk “Meraih Kemuliaan Bulan Ramadhan” bersama ustad Ervan Muhammad Arsyad. 

Kegiatan yang dihelat secara daring dan luring tersebut berpusat di Masjid Fatimah Kalla, Kompleks Sekolah Islam Athirah Bone. Tidak kurang dari seratusan peserta dari siswa dan guru serta karyawan hadir di Masjid Fatimah Kalla dengan protokol kesehatan.  Panitia juga menyiapkan link zoom dan siaran langsung di kanal youtube sekolah untuk siswa dan guru yang masih menerapkan BDR.

Perhelatan sebelum Ramadhan tersebut diawali dengan pembukaan dari MC dan pengantar dari Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamsul bahri, S.PdI. setelah itu, kajian Tarhib Ramadhan dibawakan oleh Ustad Ervan yang juga merupakan Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kab. Bone.

Dalam ceramahnya, sosok yang juga menjabat sebagai Anggota MUI dan Dewan Pendidikan Kab. Bone ini menyampaikan fenomena kekinian remaja yang semakin dijauhkan dari mengingat kematian, bahkan cenderung mengarah ke gaya hidup hedonism atau bersenang-senang.

“Jarang pemuda yang memikirkan kematian. Remaja berpikir bahwa mereka akan hidup selamanya. Fenomena ramadhan saat ini, kita banyak menghabiskan waktu dengan banyak tertawa. Semua hiburan melalaikan kita dari mengingat allah.” Tegasnya dengan gaya santai dan sedikit menggelitik.

Lanjutnya lagi, remaja seharusnya menjadi sosok penggerak untuk mengajak yang lain berubah menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik. Apalagi dalam suasana ramadhan yang mulia, semua yang bersentuhandan terkait dengan alquran pasti akan menjadi mulia.

Selepas kegiatan tarhib, panitia melanjutkan dengan pelatikan pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid yang periode ini akan dipimpin oleh Khairul Anam dari  kelas XI SMA Islam Athirah Bone. Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan menyambut bulan suci ramadhan. 

Kata tarhib berasal dari akar kata yang sama yang membentuk kata Marhaban (selamat datang). Secara etimologis (bahasa), kata tarhib berasal dari fi’il “ra-hi-ba, yarhabu, rahbun” yang berarti luas, lapang dan lebar. Dan selanjutnya menjadi fi’il “rahhaba, yurahhibu, tarhiban” yang mengandung arti menyambut, menerima dengan penuh kelapangan, kelebaran dan keterbukaan hati (kamus Al-Munawwir). Secara terminologis (istilah), kata tarhib Ramadhan berarti menyambut kedatangan bulan Ramadhan dengan segala kesiapan, keluasaan, kelapangan, keterbukaan dan kelebaran yang dimiliki, baik materil maupun spiritual, jiwa dan raga serta segala apa yang ada dalam diri kita.  Nurholis_Tim Web Athirah


Previous PostHadapi UTBK, SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar program intensive
Next Post3 Guru SMP Islam Athirah 1 Makassar Ikuti Lokakarya 0 Pendidikan Guru Penggerak